Mengintip Prinsip Bob Sadino yang Bikin Sukses Berbisnis
- Istimewa
VIVA – Bambang Mustari Sadino yang akrab disapa Bob Sadino merupakan seorang pengusaha sukses. Siapapun sepertinya tak mengira bahwa sosok pemilik usaha Kemfood dan Supermarket Kem Chicks ini adalah pengusaha kaya raya saat melihat penampilannya yang sangat sederhana, bahkan terkesan cuek.
Bob Sadino kerap hanya mengenakan kemeja dan celana pendek ke mana pun ia pergi. Ia menjadi salah satu “si pengusaha eksentrik” yang patut dicontoh generasi muda.
Bukan hanya kesederhanaan hidupnya saja, tapi juga dari cara dirinya mengembangkan usaha yang telah melambungkan namanya. Tunggu apa lagi, intip prinsip yang dimiliki Bob Sadino yang bikin sukses berbisnis seperti dikutip dari Cermati.com.
1. Penampilan Bukanlah Segalanya
“Ada uang, ada penampilan.” Itulah yang menjadi moto sebagian orang pada era modern sekarang ini. Namun, tidak dengan Bob Sadino. Meskipun punya uang banyak, ia tetap berpenampilan apa adanya ke mana pun ia pergi.
Ia bahkan lebih suka mengenakan kemeja, celana pendek, dan sepatu slip on saat hendak bepergian. Gaya tersebut menjadi salah satu ciri khasnya yang tidak akan mungkin bisa dilupakan.
Anehnya lagi, Bob tetap berpenampilan sama saat menghadiri rapat dengan para klien. Sekilas memang terlihat kurang sopan, tapi itulah sisi Bob Sadino yang sebenarnya. Selalu tampil apa adanya karena menurut Bob penampilan bukanlah segalanya.
2. Selalu Optimis, Bukan Pesimis
Kebanyakan pengusaha sangat takut saat ingin melakukan ekspansi bisnis. Ide, konsep, dan perencanaan yang matang pun berakhir sia-sia karena selalu diselimuti rasa takut untuk memulai usaha.
Sifat inilah yang dibuang jauh-jauh oleh Bob Sadino. Setelah berhasil membuat konsep, ia pun langsung mempraktikan konsep tersebut. Gunanya tak lain untuk mengetahui sejauh mana konsep tersebut bekerja pada bisnis yang dijalankan.
Bob pun termasuk tipe yang optimis, bukan pesimis. Menurutnya, “Kegagalan tidak akan berani menghampiri orang-orang yang berani.” Tidak heran jika dirinya tetap optimis saat melakukan apa pun yang ada kaitannya dengan dunia bisnis.
3. Kalau Bukan Sekarang, Kapan Lagi?
Kalau terus menunggu dan menunggu, kapan hal yang diinginkan akan terealisasi? Mimpi yang selama ini membekas di kepala hanyalah angan-angan belaka jika tidak dibarengi dengan tindakan nyata untuk menggapai mimpi tersebut.