Capex Pertamina 2020 US$7,8 Miliar, Terbesar untuk Blok Mahakam

Lapangan Handil Blok Mahakam
Sumber :
  • Dok. Pertamina

VIVA – PT Pertamina mengalokasikan anggaran belanja modal atau capital expenditure sebesar US$7,8 miliar pada 2020. Pada tahun itu, Pertamina mengalokasikan anggaran lebih besar untuk sektor hulu migas.

img_title Cek Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Hari Ini 19 Oktober 2026, Ada yang Tembus Rp25.000

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, mengatakan dari total tersebut sebanyak 60 persennya adalah untuk sektor hulu migas. Adapun, sebesar US$1 miliar akan difokuskan untuk pengembangan Blok Mahakam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mulai tahun depan 60 persen capex untuk upstream dan terbesar adalah di Blok Mahakam," kata Nicke di acara Pertamina Energy Forum 2019 di Jakarta, Selasa 26 November 2019. 

img_title Antrean BBM di Bali Mulai Terurai, Pertamina Pastikan Stok Pertalite dan Biosolar di SPBU Aman

Investasi ini dilakukan untuk eksplorasi, atau pengembangan Blok Mahakam demi meningkatkan produksi. Sebetulnya, dia mengungkapkan bahwa produksi Blok Mahakam yang menurun (Decline) sudah terjadi sejak awal Pertamina masuk di tahun 2018. Menurutnya penurunan alamiah produksi sebelumnya bahkan sudah terjadi sebesar 57 persen.

Dengan kondisi demikian, Nicke menegaskan pihaknya sudah menggencarkan eksplorasi sejak tahun lalu. Ke depan, eksplorasi juga akan terus digencarkan. 

img_title Gandeng Gubernur hingga Kapolda Sulut, Pertamina Tambah 15 Juta Liter Pertalite demi Kelancaran Distribusi BBM

Nicke pun menerangkan, realisasi pengeboran pada 2017 sebetulnya sudah menurun, yaitu hanya sebanyak empat sumur. Namin Pertamina akan terus memaksimalkan kinerja sehingga bisa mendongkrak produksi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"2018 kita lakukan 76 sumur dan tahun ini 122 sumur untuk turunkan decline rate  (Rasio penurunan produksi) ke 25 persen. Mahakam belum bisa kita tahan laju penurunannya karena ini mature field (lapangan tua)," ujar dia.

Diketahui, Blok Mahakam dikelola oleh Total dan Inpex yang kemudian diambil alih oleh Pertamina per 1 Januari 2018. (ren)

Kunjungan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama Gubernur Bali I Wayan Koster & Direktur Utama Pertamina Simon di Bali

Sinergi Pemerintah dan Pertamina Percepat Pemulihan Distribusi BBM di Bali

PT Pertamina terus memperkuat ketahanan pasokan dan mempercepat distribusi BBM di Bali serta berbagai wilayah di Indonesia melalui penguatan pasokan, armada

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut