Warung Pintar dan Mitra Tokopedia Bersinergi

Gerakan Warung Nasional
Sumber :
  • Dok. Warung Pintar

VIVA – Perusahaan teknologi bisnis mikro Warung Pintar bersama Mitra Tokopedia, baru-baru ini mengumumkan kerja sama untuk meluncurkan Gerakan Warung Nasional. Gerakan ini memiliki tujuan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk mengapresiasi para pelaku warung Tanah Air yang berkontribusi selama puluhan tahun untuk perekonomian Indonesia.

img_title 4 E-Commerce Ini Bakal Resmi Pungut Pajak Mulai 1 November 2026, Shopee hingga Blibli

Kehadiran warung-warung yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, menyimpan potensi perkembangan yang sangat besar, namun dampak dan nilai yang bisa dirasakan masyarakat cukup terbatas, karena tantangan operasional dan logistik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil penelitian Nielsen tahun 2018, angka penjualan barang kebutuhan sehari-hari di ritel modern dan tradisional mencapai Rp700 triliun, dan 72 persennya berasal dari ritel tradisional seperti warung dan kios.

img_title Perlebar Peluang bagi Brand Lokal, Discovery Commerce Dongkrak Nilai Transaksi Fesyen hingga 70 Persen

Menurut data dari Kementerian Koperasi dan UMKM tahun 2017, di Indonesia terdapat bisnis 61 juta unit bisnis mikro, sedangkan jumlah bisnis kecil menengah hanya 757 ribu unit. Hal ini menunjukkan besarnya kesenjangan, sekaligus potensi pemberdayaan bisnis mikro oleh berbagai pemangku kepentingan.

Warung Pintar dan Mitra Tokopedia masing-masing terus berupaya menyelesaikan masalah tersebut, dengan membuka akses digitalisasi dan menciptakan produk yang tepat guna. Namun, kedua pihak sadar bahwa dampak sosial ekonomi bagi masyarakat Indonesia akan lebih berlipat ganda bila dilakukan dengan berkolaborasi. Tidak hanya antara Warung Pintar dan Mitra Tokopedia, namun juga seluruh lapisan masyarakat.

img_title Seratusan Produk UMKM Lokal Program Pilihan Busan Dipasarkan di Tokopedia-TikTok Shop

“Kami percaya tulang punggung perekonomian Indonesia terletak pada masyarakat akar rumput, kami terus berinovasi untuk mematahkan stigma tentang warung yang jauh dari teknologi. Penetrasi penggunaan teknologi digital Mitra Warung Pintar mencapai 95 persen. Angka ini lebih tinggi dari rata-rata nasional yang baru mencapai 56 persen. Adapun, 90 persen Mitra menggunakan teknologi yang disediakan Warung Pintar untuk mendukung operasional bisnis warung. Kami juga mendorong literasi finansial bagi Mitra, tercatat 91 persen telah memiliki setidaknya satu produk finansial, angka ini lebih besar dari Financial Inclusion Index nasional dan global yang masing-masing sebesar 42 persen dan 70 persen,” ungkap CEO & Co-Founder Warung Pintar, Agung Bezharie Hadinegoro, dikutip dari keterangannya, Kamis 28 November 2019.

Warung Pintar dan Mitra Tokopedia terus mendorong inklusi dan literasi digital untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut