Trump Tak Peduli Iran Mau Negosiasi

Presiden AS Donald Trump. (picture-alliance/dpa/A. Harnik)
Sumber :
  • dw

VIVA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku tidak peduli apakah Iran setuju atau tidak untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat. Pernyataan ini ditegaskannya merespons konflik yang terjadi antara kedua negara saat ini.

img_title Korban Serangan AS ke Iran Bertambah, 7 Tentara dan Lebih dari 30 Warga Sipil Dilaporkan Tewas

Sebelumnya, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Robert O'Brien mengatakan bahwa tekanan maksimum atas Iran dengan memberikan sanksi, cukup efektif dan pada akhirnya akan menekan Teheran untuk bernegosiasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya pikir tekanan maksimum akan bekerja efektif. Iran sedang 'dicekik', dan tidak akan punya pilihan lain selain bernegosiasi," kata O'Brien, dilansir Sputniknews, Senin, 13 Januari 2020.

img_title Selat Bab el-Mandeb Jadi Ancaman Baru Iran, Penutupan Jalur Ini Berpotensi Picu Lonjakan Harga Minyak

>

Setelah Iran menyerang fasilitas militer AS di Irak sebagai bagian dari balas dendam atas kematian Jenderal Soleimani, Trump menegaskan tidak akan pernah membiarkan Iran memiliki senjata nuklir. Namun, Trump mengatakan siap berdamai dengan Iran, dengan syarat negara itu 'mengubah perilakunya'. 

img_title AS Kembali Gempur Iran Selama 5 Jam, Target Militer di Bandar Abbas hingga Abu Musa Diserang

Pada tahun 2018, Trump menarik diri dari Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), melawan Teheran dengan memperkenalkan sanksi keras terhadap negara itu. Pada 8 Mei, sebagai peringatan pertama akibat penarikan AS secara sepihak dari perjanjian tersebut, Iran mengumumkan pengurangan kewajiban JCPOA secara bertahap.

Iran telah berulang kali mengindikasikan bahwa melancarkan perang ekonomi di Teheran dan membahayakan kesepakatan nuklir 2015 tidak hanya berbahaya bagi Amerika Serikat, tetapi juga bagi negara-negara lain yang terlibat dan untuk keamanan internasional secara keseluruhan. (ase)

Ilustrasi Bendera Iran

Iran Ancam Gelapkan Negara Teluk jika AS Serang, Pembangkit Listrik Jadi Target

Iran mengancam akan menyerang pembangkit listrik negara Teluk jika Amerika Serikat menyerang Iran. Ancaman ditujukan khususnya ke negara yang memiliki markas AS.

img_title
VIVA.co.id
8 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut