Proyek PLTA Maung, Kepala BKPM Minta Laporkan Jika Ada yang Hambat

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyaksikan MoU pembangunan PLTA
Sumber :
  • VIVAnews/Reza Fajri

VIVA –  Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta jika ada yang menghambat investasi atau perizinan agar dilaporkan kepada pihaknya.

img_title Indra Kenz Bebas Bersyarat, Korban Ungkap Masih Ada Masalah soal Ganti Rugi

Hal itu disampaikan saat menyaksikan penandatangan MoU antara PT Indonesia Power, PT Nindya Karya dan Korea Southern Power (Kospo) di kantor BKPM di Gatot Subroto, Jakarta, Jumat malam 17 Januari 2020. MoU terkait dengan pengembangan PLTA Maung di Banjarnegara, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya harap MoU ini bisa cepat terealisasi. Kalau ada masalah, ada apa-apa, cepat kabari," kata Bahlil.

img_title Tak Boleh Pukul Rata, Moratorium IUP Harus Pertimbangkan Pelaku Usaha Tambang Taat Aturan

Realisasi investasi ini akan dimulai secepatnya dalam waktu sebulan ini dengan membuat Joint Venture Company. Investasinya yakni sekitar 650 juta Dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp10 triliun lebih.

"Ya kita berharap 4 tahun maksimal sudah bisa jalan," ujar Bahlil.

img_title Bareskrim Periksa Kombes F Terkait Kasus Dugaan Penipuan Investasi Rp 58,5 Miliar Milik Warga Malaysia

Bahlil meminta agar dalam proyek ini para pengusaha di daerah bisa turut dilibatkan. Sehingga banyak pengusaha-pengusaha nasional di daerah bisa naik kelas dan menciptakan lapangan kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya juga minta untuk menggandeng pengusaha nasional yang ada di daerah, sehingga investasi tadi menghasilkan pengusaha baru," kata Bahlil.

Dia juga mengharapkan, proyek PLTA Maung bisa mendorong penyediaan listrik melalui green energy sebesar 23 persen. PLTA ini juga diketahui akan mempunyai kapasitas energi sebesar 230 Megawatt (MW). (ren)

Menko AHY bertemu dengan Presiden Konfederasi Swiss Guy Parmelin di Federal Palace, Bern, Swiss.

Menko AHY Bertemu Presiden Swiss, Bahas Investasi hingga Transfer Teknologi Infrastruktur

Menko AHY bertemu Presiden Swiss Guy Parmelin di Bern membahas peluang investasi, transfer teknologi, pengelolaan air, energi, transportasi, dan infrastruktur perkotaan.

img_title
VIVA.co.id
29 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut