Rilis Suku Bunga Acuan BI Diharap Mampu Dongkrak IHSG

Pergerakan IHSG beberapa waktu lalu saat di kisaran 6.200-an (foto ilustrasi)
Sumber :
  • VIVAnews/M Ali Wafa

VIVA – Indeks harga saham gabungan atau IHSG menghijau di level 6.243 pada pembukaan perdagangan Kamis 23 Januari 2020. Posisi itu menguat 10 poin atau 0,17 persen, dibanding penutupan perdagangan Rabu 22 Januari 2020 di level 6.233.

img_title PLN Raup Pendapatan Rp 281 Triliun di Semester I-2025, Penjualan Listrik Naik 4,53 Persen

Sementara, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan rentang konsolidasi IHSG masih dalam rentang wajar di tengah penantian kenaikan pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Diprediksikan IHSG akan bergerak menguat menjelang rilis kebijakan suku bunga acuan BI hari ini," kata William dalam keterangannya, Kamis 23 Januari 2020.

img_title Short Selling Bakal Diberlakukan Akhir September 2025, BEI Ungkap Tujuannya

William memperkirakan, data perekonomian tentang suku bunga yang akan dilansir hari ini, akan turut memberikan warna terhadap pola gerak IHSG. Sehingga, dia pun memprediksi bahwa hari ini IHSG berpotensi menguat.

"Diprediksikan IHSG akan bergerak dalam rentang support 6.202 dan resistance 6.378," ujarnya.

img_title BEI Bukukan Laba Bersih Rp 673 Miliar di Tahun 2024

Secara teknikal, Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji menjelaskan, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.218,13 hingga 6.190,52. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.274,29 hingga 6.304,05.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan indikator, MACD masih menunjukkan pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih bergerak ke bawah di area netral.

"Masih terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi rebound pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke area resistance," ujarnya.

Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto

Hasto PDIP soal Petinggi OJK-BEI Mundur: Ini Satu Keteladanan Baru

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto buka suara soal mundurnya para petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Dirut PT Bursa Efek Indonesia buntut ambruknya IHSG.

img_title
VIVA.co.id
31 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut