Intip Desain Jurassic Park yang Bakal Dibangun di Labuan Bajo

Desain Jurassic Park di Pulau Rinca, Labuan Bajo.
Sumber :
  • Dok. Kementerian PUPR

VIVA – Pemerintah sepertinya sangat serius untuk menata Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Salah satunya adalah penataan kawasan wisata di Pulau Rinca.

img_title KM Yukai Tabrak Karang dan Tenggelam di Labuan Bajo, 13 Wisatawan Selamat

Untuk penataan di Pulau Rinca, Kementerian PUPR akan membuat kawasan bernuansa Jurassic Park. Sehingga, wisatawan yang masuk di Pulau Rinca seperti merasakan suasana di kawasan satwa langka purba komodo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun penataan kawasan akan dilakukan sejak di awal kapal berlabuh, yaitu Demaga Loh Buaya dengan luas mencapai 400 meter persegi, lalu pembangunan fasilitas di area atas dan bawah, bangunan penginapan, pos istirahat dan jalan setapak sepanjang 1,5 kilo meter secara eleveted.

img_title Pariwisata Labuan Bajo Mulai Pulih Pascagempa NTT, 11 Destinasi Ini Kembali Dibuka

Arsitek perancang KSPN Labuan Bajo Yoris Antar menggambarkan bahwa Pulau Rinca nantinya dirancang bagi wisatawan yang mau menikmati wisata alam seperti di film Jurassic Park.

"Kalau untuk desain geopark di Pulau Rinca tuh ini Jurassic Park. Jadi nanti wisatawan bisa jalan berputar di rumahnya komodo," ujar Yoris dikutip, Kamis 23 Januari 2020.

img_title Warga Korban Gempa NTT Sibuk Mengungsi, Remaja 17 Tahun Justru Bobol Rumah dan Curi Emas

Sementara itu, untuk desain dermaga baru, Yoris mengungkapkan bahwa akan dibangun sesuai karakter kawasan yaitu mengambil analogi lidah komodo maupun analogi tongkat yang dipegang oleh para ranger.

Sedangkan, untuk bangunan di dalam kawasan akan dibuat seperti karakter dari komodo itu sendiri yang sedang beristirahat ataupun buntut komodo yang sedang melingkarkan badan.

Selain itu, rencana penataan kawasan Pulau Rinca yang menelan dana hingga Rp30 miliar ini, nantinya akan dibangun sebuah patung artwork berbentuk komodo yang terbuat dari tembaga, sehingga tahan cuaca dan waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk pembangunannya, Kementerian PUPR menyatakan sudah dalam proses lelang dan koordinasi dengan Tanam Nasional Komodo (TNK). Sebab, masih ada aset TNK yang harus diputihkan sebelum PUPR melakukan proses pengerjaan pada 2020.

Proyek tersebut nantinya akan dikomandoi oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, serta bakal dilakukan pembangunan fisik pada Februari-Maret 2020, dengan target selesai pada Desember 2020.

Proses pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Dive Master Korban Tenggelamnya KM Feronia di Labuan Bajo Belum Ditemukan, Polisi Kerahkan Sonar-Drone

Polisi mengerahkan teknologi sonar dan drone robot bawah laut untuk mencari seorang korban tenggelamnya KM Feronia di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut