Kemenhub Turunkan Subsidi Kereta Api Perintis pada 2020

Kereta api
Sumber :
  • VIVA/ Dwi Royanto.

VIVA – Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia, menandatangani Kontrak Penyelenggaraan Subsidi Angkutan Kereta Api Perintis Tahun Anggaran 2020 senilai Rp159,2 Miliar. 

img_title Menhub Belum Putuskan Impor KRL Bekas, KAI Targetkan Pengiriman Mulai Akhir 2026

Penandatangan kontrak disaksikan langsung Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Dirjen Perkeretaapian Zulfikri dan Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro di kantor Kementerian Perhubungan Jakarta, Selasa 28 Januari 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini adalah langkah baik dalam rangka mengeksekusi visi Presiden memastikan konektivitas itu terjadi di mana-mana, tidak terkecuali pada daerah-daerah yang belum punya kemampuan maksimal yang harus disubsidi melalui angkutan perintis ini,” kata Budi dalam sambutannya.

img_title Truk ODOL Jadi Sorotan, Kemacetan Pelabuhan Ketapang Diminta Tak Terulang

Namun demikian, nilai kontrak kerja sama pada tahun itu mengalami penurunan sebesar 11 persen dari total nilai kontrak pada 2019 sebesar Rp179,4 miliar. Adapun jangka waktu penyelenggaraan kontrak subsidi itu mulai 1 Januari-31 Desember 2020. 

Budi menjelaskan, turunnya nilai subsidi ini adalah tanda efisiensi, karena subsidi dianggapnya hanya sebagai stimulasi. Jika semakin hari okupansinya semakin besar, maka pendapatan dari tiket juga semakin besar, sehingga dalam waktu tertentu tidak perlu disubsidi lagi. 

img_title Kemenhub Mulai Serahkan Pemenuhan Hak Para Korban KMP Virgo Transport 8 ke Ahli Waris

“Contohnya di Palembang, sekarang ini subsidinya Rp90 miliar, sekarang pendapatannya sudah Rp60 miliar. Dalam dua tahun diyakini akan melampaui itu, jadi subsidinya dapat kita alihkan ke tempat-tempat yang lain,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Subsidi ini akan dialokasikan untuk kereta api perintis yang terdiri dari KA Bathara Kresna lintas Purwosari-Wonogiri Jawa Tengah, serta KA Cut Meutia lintas Krueng Mane–Krueng Geukueh Aceh Utara.

Kemudian, juga KA Lembah Anai lintas Kayutanam–Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Sumatera Barat, KA Minangkabau Ekspres lintas BIM–Padang, dan KA LRT Sumatera Selatan. (ren)
 

Ilustrasi penggunaan dry ice untuk urai asap karhutla

48 Bandara Terdampak Kabut Asap Karhutla, 2.458 Penerbangan Terganggu hingga Oktober 2026

Kabut asap karhutla mengganggu 2.458 penerbangan hingga 17 Oktober 2026. Simak daftar bandara terdampak di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut