IHSG Anjlok 5 Persen, Perdagangan Saham Dibekukan Sementara

Gedung IDX, Indonesia Stock Exchange (Bursa Efek Indonesia)
Sumber :
  • vivanews/Andry

VIVA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membekukan sementara perdagangan (trading halt) setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok lebih dari 5 persen pada Kamis 12 Maret 2020.

img_title PLN Raup Pendapatan Rp 281 Triliun di Semester I-2025, Penjualan Listrik Naik 4,53 Persen

Pembekuan dilakukan pada sistem perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada pukul 15.33 waktu JATS yang dipicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan mencapai 5,01 persen. Perdagangan kemudian dilanjutkan pada sesi post trading pukul 16.05-16.15 waktu JATS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi, mengatakan, auto halt dilakukan untuk memberi kesempatan investor mencerna. "Jangan panik," ujar Inarno dikonfirmasi VIVAnews.  

img_title Short Selling Bakal Diberlakukan Akhir September 2025, BEI Ungkap Tujuannya

Tidak hanya IHSG, sejumlah indeks saham di BEI juga tercatat anjlok lebih dari 5 persen. Indeks LQ45 minus 6,12 persen dan Jakarta Islamic Index (JII) melemah 5,41 persen.

Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto

Hasto PDIP soal Petinggi OJK-BEI Mundur: Ini Satu Keteladanan Baru

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto buka suara soal mundurnya para petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Dirut PT Bursa Efek Indonesia buntut ambruknya IHSG.

img_title
VIVA.co.id
31 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut