Perdagangan Saham Kembali Dilanjutkan Setelah Disetop 30 Menit

Monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Bursa Efek Indonesia kembali memberlakukan pembekuan sementara perdagangan atau trading halt, pada sistem perdagangan pada pukul 09:15:33 waktu JATS.

img_title IHSG Anjlok 8 Persen, Jansen Demokrat Desak Komisi XI DPR Panggil OJK dan BEI

"Dipicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan mencapai 5 persen," kata Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulisnya, Jumat 13 Maret 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aji menjelaskan, perdagangan akan dilanjutkan pukul 09:45:33 waktu JATS, tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.

img_title BEI Cabut Trading Halt, IHSG Malah Anjlok 11,22 Persen ke Level 5.203

Hal ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.

Pantauan VIVAnews, sekitar pukul 09.52 WIB perdagangan sudah kembali dilanjutkan, meskipun IHSG masih berkisar di level 4.654, minus 241 poin atau 4,94 persen.

img_title IHSG Ambruk 8 Persen, BEI Setop Perdagangan Saham saat Pembukaan

Pada pembukaan perdagangan hari ini, IHSG memerah di level 4.670. Posisi itu melemah 225 poin atau 4,60 persen, dibanding penutupan perdagangan Kamis 12 Maret 2020 di level 4.895.

Sejumlah pihak memprediksi bahwa IHSG masih akan melemah pada perdagangan hari ini, akibat tekanan aksi jual yang tinggi sebagai faktor utama pelemahan.

Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia (BEI)

IHSG Ambruk 10,76 Persen, BEI Minta Investor Tidak Panik dan Rasional Cermati Fundamental: Jangan Ikut-ikutan

IHSG tiba-tiba anjlok 10,76 persen dan memicu kepanikan pasar. BEI mengingatkan investor tetap rasional, mencermati fundamental, dan berorientasi jangka panjang.

img_title
VIVA.co.id
16 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut