Operasi Pasar, Kemendag Gandeng Pelaku Usaha dan Satgas Pangan

VIVA – Kementerian Perdagangan akan memfasilitasi operasi pasar murah bagi sejumlah barang kebutuhan pokok di tingkat pusat maupun daerah. Kemendag akan bekerja sama dengan pelaku usaha.

img_title Optimalkan Perjanjian Dagang, Kemendag dan Kadin Perkuat Sinergi Dongkrak Pasar Ekspor

Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, memastikan bahwa pemerintah akan menjamin ketersediaan bahan pokok, untuk kebutuhan masyarakat hingga hari raya Idul Fitri 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Melalui kerja sama dengan para pelaku usaha, operasi pasar barang kebutuhan pokok akan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok menjelang puasa dan Lebaran 2020 nanti," kata Agus di kantornya, Rabu 18 Maret 2020.

img_title Paviliun Indonesia Raih 14 Kontrak Ekspor Senilai Rp 54,5 Miliar di Food and Hospitality Asia 2026

Agus mengatakan, langkah ini juga akan dilaksanakan Kemendag dengan menggandeng Satgas Pangan, untuk memastikan bahwa tidak ada pelaku usaha yang mengambil keuntungan sepihak.

"Apalagi yang melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok, yang tentunya akan dapat merugikan semua pihak," ujar Agus.

img_title Kemendag Gandeng Tokopedia-TikTok Shop Latih Perempuan Pelaku Usaha Lindung Kekayaan Intelektual

Nantinya, lanjut Agus, apabila di lapangan Kemendag maupun Satgas Pangan menemukan adanya pihak-pihak atau oknum yang nakal dan melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok, maka mereka tak akan segan untuk menindaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agus bahkan menegaskan, upaya penindakan itu akan dilakukan secara hukum. Karena para penimbun barang kebutuhan pokok itu dianggap telah menimbulkan ketidakstabilan pada ketersediaan bahan-bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat, di masa menghadapi merebaknya wabah virus Corona saat ini.

"Satgas Pangan secara tegas akan melakukan tindakan hukum, apabila terdapat oknum pelaku usaha yang melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok," kata Agus. "Mengingat, kondisi saat ini di mana supply dan demand dalam kondisi yang tidak normal, sedang terjadi akibat dampak dari wabah virus Covid-19".

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman

Stok Beras 5,3 Juta Ton, Kepala Bapanas Tegas: Tak Ada Kelangkaan, Jangan Mainkan Harga!

Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menegaskan stok beras nasional mencapai 5,3 juta ton dan tidak ada kelangkaan. Satgas Pangan diminta turun mengawasi pasar.

img_title
VIVA.co.id
14 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut