Trading Halt Kembali Terjadi akibat IHSG Anjlok 5 Persen

Gedung IDX, Indonesia Stock Exchange (Bursa Efek Indonesia)
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VIVA – Pada pukul 14:52 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS), kembali terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) di Bursa Efek Indonesia. Trading halt terjadi karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok mencapai lima persen.

img_title IHSG Anjlok 8 Persen, Jansen Demokrat Desak Komisi XI DPR Panggil OJK dan BEI

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan bahwa pembekuan sementara perdagangan untuk rentang 30 menit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan ini kami menginformasikan bahwa pada hari ini, Senin 23 Maret 2020, telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt)," kata Yulianto dalam keterangan tertulisnya.

img_title BEI Cabut Trading Halt, IHSG Malah Anjlok 11,22 Persen ke Level 5.203

Hal ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.

"Perdagangan akan dilanjutkan pukul 15:22:09 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan," ujarnya.

img_title IHSG Ambruk 8 Persen, BEI Setop Perdagangan Saham saat Pembukaan

Pantauan VIVAnews, pada pukul 14:52 waktu JATS, IHSG telah anjlok 209 poin atau 5,00 persen, dibanding penutupan perdagangan Jumat 20 Maret 2020 di level 4.194. Perdagangan hari ini akan kembali berlangsung pada sekitar pukul 15:22 waktu JATS.

Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia (BEI)

IHSG Ambruk 10,76 Persen, BEI Minta Investor Tidak Panik dan Rasional Cermati Fundamental: Jangan Ikut-ikutan

IHSG tiba-tiba anjlok 10,76 persen dan memicu kepanikan pasar. BEI mengingatkan investor tetap rasional, mencermati fundamental, dan berorientasi jangka panjang.

img_title
VIVA.co.id
16 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut