Dibuka Loyo, Rupiah Bakal Menguat di Kisaran Bawah Rp15.500 Per Dolar

Rupiah Menguat
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali bergerak stagnan di kisaran Rp15.400-15.500 per dolar AS. Pada perdagangan akhir pekan ini, rupiah kembali di buka melemah di kisaran atas Rp15.500 per dolar AS.

img_title Rupiah Tertekan ke Rp17.913 per Dolar AS, Pasar Waspadai Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Di pasar spot, pada perdagangan Jumat, 24 April 2020, nilai tukar rupiah ditransaksikan di kisaran Rp15.504 per dolar AS. Melemah 0,68 persen dari level penutupan perdagangan, Kamis 23 April 2020 di posisi Rp15.400 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, nilai tengah rupiah hari ini di level Rp15.553 per dolar AS. Menguat dari nilai tengah perdagangan kemarin di posisi Rp15.630 per dolar AS.

img_title Rupiah Menguat ke Rp17.896 per Dolar AS pada Jumat Pagi, Naik 19 Poin

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim memperkirakan, meski mengalami pelemahan pada pembukaan perdagangan hari ini, pergerakan rupiah berpotensi masih akan menguat pada penutupan perdagangan di kisaran Rp15.320-15.500 per dolar AS.

"Harga minyak mentah yang mulai merangkak naik membuat sentimen pelaku pasar membaik. Minyak jenis Brent menguat sekitar tiga persen dan kembali ke atas US$20 per barel, sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat nyaris empat persen diperdagangkan di kisaran US$14 per barel," tuturnya.

img_title Rupiah Menguat ke Rp17.855, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas di Tengah Gejolak Global

Di sisi lain, dia melanjutkan, Senat AS meloloskan paket stimulus tambahan yang diusulkan pemerintahan Presiden Donald Trump. Paket bernilai US$500 miliar ini berfokus untuk membantu usaha kecil-menengah dalam menghadapi dampak pandemi virus corona (Covid-19).

"Rinciannya adalah US$321 miliar untuk kredit lunak kepada usaha kecil-menengah, US$60 miliar untuk pinjaman darurat juga untuk usaha-kecil menengah, US$75 miliar untuk bantuan kepada rumah sakit, dan US$25 miliar untuk menambah uji virus corona di masyarakat," ungkap dia.

Ilustrasi rupiah dan dolar

Rupiah Melemah ke Rp18.080 per Dolar AS, Konflik Houthi dan Harga Minyak Jadi Sorotan

Rupiah sore hari ini ditutup melemah ke Rp18.080 per dolar AS akibat kekhawatiran pasokan energi global, kenaikan harga minyak, dan tekanan fiskal Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut