Arab Saudi Tetap Menggelar Ibadah Haji 2020, Jemaah Terbatas

Jamaah haji usai salat di Masjidil Haram
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hani Sofia

VIVA – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah memutuskan bahwa ibadah haji tahu 1441 Hijriah/2020 tetap diadakan dengan jumlah jemaah yang sangat terbatas

img_title Wacana Kenaikan Biaya Haji 2027, Pimpinan DPR Minta Pemerintah Lakukan Rasionalisasi

Demikian disampaikan Kementerian Haji Arab Saudi, Senin, 22 Juni 2020 dilansir SPA. Keputusan itu diambil di tengah ancaman penyebaran virus Corona, dan dalam rangka menjaga kesehatan masyarakat global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jemaah yang diizinkan menunaikan ibadah haji berasal dari jemaah berbagai negara yang sudah tinggal atau menetap di Arab Saudi sebelum masa pandemi.

img_title Bakom RI: Penyelenggaraan Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas 26 Tahun

Keputusan ini diambil untuk memastikan haji dilakukan dengan cara yang aman dari perspektif kesehatan masyarakat. Selain itu, sambil mengamati semua langkah-langkah pencegahan dan protokol jarak sosial yang diperlukan untuk melindungi dari risiko penularan virus, sesuai dengan ajaran Islam dalam menjaga kehidupan manusia.

Pemerintah Arab Saudi menegaskan penerapan protokol kesehatan menjadi prioritas utama untuk menjaga keselamatan para peziarah sampai mereka kembali ke negara asal mereka dengan selamat.

img_title Wali Kota London Sadiq Khan Doakan Jutaan Jemaah Jadi Haji Mabrur


Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak

Tutup Celah Penyimpangan, Kemenhaj Hapus Mekanisme Lunas Tunda Ganti

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) secara resmi menghapus mekanisme lunas tunda ganti dalam penyelenggaraan ibadah haji khusus. Apa alasan Kemenhaj?

img_title
VIVA.co.id
18 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut