DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat COVID-19

Keraton Yogyakarta.
Sumber :
  • VIVA/Cahyo Edi

VIVA – Masa tanggap darurat bencana COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali diperpanjang selama satu bulan ke depan. Perpanjangan masa tanggap darurat bencana COVID-19 ini ditetapkan hingga 30 September 2020.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Kebijakan perpanjangan masa tanggap darurat ini disertai dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Gubernur nomor: 254/KEP/2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca Juga: Klaster Corona Warung Soto di Yogyakarta, Satu RT Harus di-Lockdown

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

SK yang ditandatangani Gubernur DIY, Sri Sultan HB X per Jumat 28 Agustus 2020 ini berisi penetapan perpanjangan keempat status tanggap darurat bencana Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di DIY.

Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji membenarkan perpanjangan masa tanggap darurat COVID-19 di DIY. Keputusan memperpanjang masa tanggap darurat ini dilakukan berdasarkan situasi terkini di DIY.

img_title Pertama dalam Sejarah, Mantan Perdana Menteri Spanyol Jadi Tersangka Korupsi

"Kalau melihat pertimbangan-pertimbangan kondisi (penularan COVID-19), saya kira tanggap darurat kok mungkin bisa kita usulkan untuk diperpanjang sebulan lagi," kata Aji dalam keterangannya, Selasa, 1 September 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pertimbangan, lanjut Aji, adalah penularan COVID-19 di DIY. Hingga saat ini, penularan COVID-19 masih ditemukan di sejumlah daerah Provinsi DIY.

"Ya, karena kasus konfirmasi masih ada. Sehingga kalau kemudian kita harus melakukan tindakan-tindakan yang sifatnya darurat, cepat, kita lebih mudah kalau kondisinya tanggap darurat," ujar Aji. (art)

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VIVA.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut