Seberapa Aman Nutrigenomic AFC?

Ilustrasi minuman.
Sumber :
  • maxpixel

VIVA – Belum banyak orang yang mengetahui mengenai ilmu Nutrigenomic, yang mempelajari hubungan antara genetika, asupan nutrisi dan pengaruhnya pada tubuh manusia.

img_title Tren Minuman Zero Sugar Menguat Seiring Perubahan Gaya Hidup Anak Muda, Industri Masuki Babak Baru

Para peneliti percaya, bahwa Nutrigenomic adalah cara yang aman bagi tubuh manusia untuk melakukan peremajaan, tanpa perlu campur tangan obat atau alat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil penelitian dari Nutrigenomic, dilansir dari Sciencedirect, Selasa 12 Januari 2021 adalah tubuh memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri, asalkan mendapat nutrisi makanan yang tepat.

img_title 8 dari 10 Anak Indonesia Kurang Asupan DHA, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Nutrigenomic saat ini bukan hanya sekadar teori, namun juga sudah diterapkan dalam wujud produk. Salah satu penyedianya adalah perusahaan asal Jepang, Asayama Family Club atau AFC, yang bernaung di bawah PT H&E Dermatech Indonesia.

Meski status produknya impor dari Jepang, namun AFC Indonesia memastikan bahwa minuman serbuk yang mereka tawarkan sudah melewati proses di Badan Pengawas Obat dan Makanan, sehingga aman dikonsumsi.

img_title Ditopang Perkembangan Pesat Discovery Commerce, Industri Makanan dan Minuman RI Makin Meroket

“Produk yang ditawarkan AFC di Indonesia, telah mematuhi aturan-aturan ketat dari BPOM. Untuk keamanan dan kualitasnya, kami tidak mau bermain-main. Kami mengikuti semua regulasi BPOM tanpa kecuali,” kata General Manager AFC Indonesia, Nicolas Rampisela.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nicolas menjelaskan, produk yang didatangkan dari luar negeri tidak hanya sebatas minuman serbuk saja, namun juga ada makanan dan kosmetika.

“Komitmen kami adalah mengikuti standar dan semua aturan dari BPOM Republik Indonesia, sehingga masyarakat juga yakin terhadap semua produk yang kami tawarkan,” tuturnya.

Ilustrasi santri mengaji

Dari Kitab Kuning ke Kecerdasan Buatan, Bagaimana Santri Menghadapi Perubahan Zaman?

Santri menghadapi era kecerdasan buatan tanpa meninggalkan kitab kuning dan adab. Simak peluang AI, tantangan literasi digital, serta cara pesantren menyiapkan generasi.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut