Perusahaan Startup Dapat Dukungan Bangun Ekosistem

Ilustrasi startup.
Ilustrasi startup.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Perusahaan rintisan atau startup, saat ini sedang jadi tren di seluruh dunia termasuk Indonesia. Strategi ini dianggap ideal untuk memulai bisnis, berkat sudah luasnya penggunaan internet.

Jaringan online memang jadi andalan para pemilik usaha startup, untuk bisa dikenal oleh konsumen yang jadi target mereka. Layanan yang diberikan biasanya diakses melalui aplikasi, yang dirancang khusus sesuai kebutuhan.

Semua layanan diberikan secara online, termasuk pembayaran untuk barang atau jasa yang ditawarkan. Hal ini membuat transaksi digital kian meningkat.

Peningkatan itu juga dipengaruhi oleh perubahan perilaku masyarakat dalam pembayaran cashless yang memanfaatkan dompet digital, hingga tingginya kebutuhan pendanaan/investasi melalui teknologi bagi pelaku usaha mikro.

Hal ini mendorong industri financial technology atau fintech untuk senantiasa berinovasi dalam membuka akses keuangan seluas-luasnya bagi masyarakat, terlebih pemerintah telah menetapkan target tingkat inklusi keuangan Indonesia naik hingga 90 persen pada 2024.

Namun, ekosistem bisnis perusahaan startup saat ini dianggap belum dibarengi dengan sumber daya investasi unggul guna menunjang keberlangsungan perusahaan.

Ruang belajar fintech
Photo :
  • Istimewa

Ruang belajar fintech