Sidoarjo Jalin Sister City dengan Jinan
- Satriyo Eko P | Surabaya Post
SURABAYA POST - Sepuluh pejabat Pemkab Sidoarjo berangkat ke China untuk studi banding dan kerja sama perkotaan, Selasa (13/4). Mereka adalah Asisten III Sekkab Kissowo Sidi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Bappekab, dan Kepala Bagian Kerja Sama. Mereka melawat ke Kota Jinan, Provinsi Shandong.
"Rombongan dipimpin Pak Asisten IIIÂ diikuti insya Allah masing-masing kepala dari instansi yang disertakan," ujar Ari Suyono, Kasubag Kerja Sama Lembaga Pemerintahan Bagian Kerja Sama Setda Pemkab Sidoarjo, Senin (12/4) tadi pagi.
Ari melanjutkan, keberangkatan ke China untuk menjajaki kerja sama sister city (kota kembar) dengan Pemerintah Kota Jinan. Di sana, mereka menandatangani Letter of Intent, tahapan menuju MoU (Memorandum of Understanding).
Kerja sama sister city Sidoarjo-Jinan itu, kata Ari, sebenarnya sudah mulai dijajaki sejak tahun 2009, ketika Bagian Kerja Sama dipimpin Suyono (sekarang Kepala Kantor Polisi Pamong Praja).
Awalnya, Walikota Jinan datang berkunjung ke Sidoarjo yang disusul dengan undangan kepada Pemkab Sidoarjo untuk mengirimkan wakilnya dalam acara World Children Festival, yang digelar di sana. Saat itu, Sidoarjo diwakili SMP Al Falah.
Berlanjut kemudian dengan undangan kepada Pemkab Sidoarjo untuk menyaksikan pameran bunga se-China juga di tahun 2009. "Jadi, pembentukan sister city itu, juga atas prakarsa Pemerintah Kota Jinan," beber Ari.
Rencananya, dalam MoU sister city nanti, akan dijalin 6 bidang kerja sama. Di antaranya bidang perindustrian dan perdagangan, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia.
Salah satu aplikasinya, imbuh Ari, adalah pertukaran delegasi antara Jinan dan Sidoarjo. Direncanakan, setiap tahun akan dikirimkan dua orang dari masing-masing pihak. Kedua orang itu akan betukar pengalaman maupun ilmu dalam berbagai bidang tersebut. Selain itu akan ada juga program pertukaran pelajar, home stay, maupun beasiswa.
Diharapkan, kerja sama sister city itu juga akan menciptakan peluang ekspor maupun impor antara kedua kota. "Jinan punya investasi dan industri yang bagus. Kota itu juga sudah menjalin sister city dengan 13 kota di Rusia, Amerika, Eropa, maupun Asia. Bupati sendiri berharap dengan sister city itu, kita dapat mengambangkan UKM (Usah Kecil Menengah) yang ada di Sidoarjo," tuturnya.
Di bagian lain, Abdul Kholik, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo mengatakan rencana kerja sama sister city itu belum pernah dibicarakan dengan DPRD Sidoarjo periode 2009-2014.
"Tapi, mungkin sudah dibicarakan dengan dewan yang lama. Kami kan baru dilantik bulan Agustus (2009). Dan menurut saya, itu bagus-bagus saja sepanjang memberikan kemaslahatan kepada warga Sidoarjo," ujar anggota dewan dari PKB itu.
Satriyo Eko Putro