Meski Nasdem, Meutya Hafid Dipercaya Golkar
- VIVAnews/ Banjir Ambarita
VIVAnews - Mantan presenter televisi Meutya Hafid telah resmi menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Golkar setelah siang ini dilantik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Ia menggantikan almarhum Burhanuddin Napitupulu (Burnap) yang satu partai dan satu daerah pemilihan dengan dirinya.
Sama seperti Burnap, Meutya pun akan ditempatkan di Komisi II DPR yang mengawasi sektor pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, dan aparatur negara.
"Meutya sementara di Komisi II, sambil nanti dibahas lebih lanjut di mana pos (komisi) yang paling cocok bagi dirinya," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso yang juga Ketua DPP Golkar, Senin 30 Agustus 2010.
Selain bergabung dengan Partai Golkar, Meutya juga bergabung dengan organisasi massa Nasional Demokrat (Nasdem). Ia dikenal dekat dengan pendiri Nasdem, Surya Paloh, yang juga merupakan mantan anggota Dewan Penasihat Golkar. Namun Golkar sama sekali tidak khawatir dengan tingkat keaktifan Meutya di Nasdem.
"Saya yakin Meutya bisa membawa diri dan menjalankan tugasnya dengan baik di Fraksi Golkar," ujar Priyo. Ia menegaskan, bergabungnya Meutya di Nasdem merupakan hak pribadi Meutya yang tak bisa diganggu-gugat.
Ia menekankan, Golkar tidak ada masalah dengan hal itu karena Nasdem bukan partai politik. "Sejauh masih ormas, tidak apa-apa. Kalau declare jadi parpol, baru kami minta kader untuk memilih (antara Golkar dan Nasdem)," tutur Priyo. Tapi ia yakin, Nasdem belum memiliki gejala untuk menjadi parpol.
Selain Meutya, terdapat dua orang lainnya yang juga dilantik sebagai anggota DPR, yakni Meimara Tando dan Markum Singodimejo. Meimara merupakan anggota Fraksi Demokrat yang menggantikan Anas Urbaningrum -- Ketua Umum Demokrat terpilih yang telah mengundurkan diri dari DPR. Sementara Markum adalah anggota Fraksi Golkar yang menggantikan almarhumah Mustokoweni. (hs)