Perusahaan Telekomunikasi Ikut Lestarikan Budaya Indonesia

Kantor baru anak usaha Protelindo
Sumber :
  • Dok: iForte

Jakarta, VIVA – Dalam upaya melestarikan budaya Indonesia dan mendorong kreativitas generasi muda, iForte dan Protelindo Group menyelenggarakan National Dance Competition bertajuk "Inspirasi Diri".

img_title Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Kompetisi tari ini mengajak pelajar SMA/sederajat dan mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk mengekspresikan diri melalui tarian yang memadukan lagu pop dengan kekayaan budaya Nusantara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kompetisi ini memanfaatkan lagu "Inspirasi Diri", hasil kolaborasi antara musisi Eross Candra dan penyanyi Yura Yunita, bersama berbagai musisi Indonesia lainnya.

img_title Ajang Paduan Suara Jadi Wadah Siswa Kembangkan Keterampilan Abad ke-21

Lagu ini menghadirkan perpaduan unik antara musik pop, senandung bahasa Toraja, serta chanting Indonesia, yang dilengkapi oleh 11 alat musik tradisional seperti Gamelan Jawa Tengah, Sape Kalimantan, hingga Dol dari Bengkulu.

Liriknya ditulis oleh Vice President Director & Deputy CEO iForte, Silvi Liswanda, yang berharap lagu ini mampu menginspirasi generasi muda untuk "terus belajar, berkelana, dan bersinergi demi menjadi lebih baik ke depannya."

img_title Kembangkan Talenta Muda Jenius Indonesia, Sinar Mas dan Techconnect Gelar The Genius Math League 2026

Melalui kompetisi ini, iForte dan Protelindo Group mengajak peserta untuk menunjukkan kreativitas dalam menari dengan menggunakan lagu tersebut.

Pendaftaran kompetisi ini dibuka sejak 26 September hingga 26 November 2024, dengan format grup tari. Para peserta akan melewati beberapa tahap penilaian, termasuk babak penyisihan antar sekolah dalam Regional Series yang diadakan di 15 kota besar di Indonesia, seperti Medan, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, hingga Makassar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui ajang ini, iForte tidak hanya berfokus pada bisnis telekomunikasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam melestarikan budaya Indonesia.

“Kami ingin menunjukkan bahwa seni dan budaya dapat bersinergi dengan teknologi modern, membentuk identitas bangsa di era digital,” ujarnya, dikutip Senin 14 Oktober 2024.

Ilustrasi otak.

Kompetisi Kedokteran Jadi Ajang Mengasah Pola Pikir Klinis Mahasiswa

Kompetisi ilmiah tidak hanya menjadi ajang bagi mahasiswa kedokteran untuk mengejar prestasi, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis.

img_title
VIVA.co.id
26 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut