Mandiri Tunjuk Empat Agen Penjual Asing
- VivaNews/ Nur Farida
VIVAnews - Konsorsium PT Mandiri Sekuritas dan PT Danareksa Sekuritas telah menunjuk empat agen penjual global (international selling agent) yaitu Deutsche Bank, Bank of America (BoA) Merrill Lynch, Citigroup dan CLSA dalam pelaksanaan rights issue PT Bank Mandiri Tbk.
Deutsche Bank dan BoA Merrill Lynch akan menjadi joint global coordinator, sedangkan Citigroup dan CLSA sebagai joint bookrunner.
"Kami berharap keempat perusahaan sekuritas asing itu dapat membantu Bank Mandiri mengoptimalkan pelaksanaan rights issue," kata Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri, Pahala Nugraha Mansury, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa 21 September 2010.
Sebelumnya, Bank Mandiri telah menunjuk Mandiri Sekuritas dan Danareksa Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi (lead underwriter).
Bank Mandiri berharap untuk dapat melakukan penawaran umum terbatas saham atau rights issue sebelum akhir 2010. Rights issue tersebut dimaksudkan untuk memperkuat permodalan Bank Mandiri.
"Pertumbuhan kredit Bank Mandiri yang telah mencapai 20 persen per Juni 2010 memerlukan penguatan modal agar terus dapat tumbuh di masa mendatang," ujarnya.
Bank Mandiri juga telah menunjuk Melli Darsa & Co sebagai konsultan hukum, dan Sutjipto, SH sebagai notaris.
Sedangkan Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanudiredja, Wibisana & Rekan (Pricewaterhouse Cooper) yang telah ditunjuk sebagai KAP pada RUPS tahunan pada Mei 2010 akan mengaudit laporan keuangan Bank Mandiri terkait rights issue itu.
Dengan selesainya proses penyaringan atas agen penjual asing dan domestik tersebut, Bank Mandiri tinggal menunggu persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), sehingga target pelaksanaan pada 2010 dapat terealisasi.
Bank Mandiri berharap memperoleh dana Rp14 triliun melalui penerbitan saham baru sebesar 10,13 persen dari total jumlah saham setelah rights issue atau sekitar 2,35 miliar unit. (umi)