Rempah

Pala

VIVAnews – Pala biasa kita temukan dalam masakan sehari-hari. Aromanya yang khas membuat rasa masakan lebih tajam. Biasanya bumbu ini dipakai untuk melezatkan masakan berkuah bening misalnya sup dan juga masakan berkuah santan seperti kari daging.

Dear Peternak, Ada Kabar Baik dan Tips agar Produksi Lebih Meningkat

Tak hanya di Indonesia pala menjadi bumbu utama dalam masakan. Pala (Myristica fragrans) termasuk salah satu bumbu yang sudah terkenal sejak ribuan tahun lalu di seluruh dunia. Bangsa Romawi pun menggunakan rempah ini untuk penyedap masakan.

Pala menjadi komoditas dagang yang bernilai tinggi di daratan Eropa. Karena sulit ditemukan di sana, bangsa Eropa pun melakukan ekspansi untuk memperolehnya, hingga ke negeri asalnya, Indonesia. Pala diperkirakan berasal dari pulau Banda di Kepulauan Maluku. Kemudian rempah ini berkembang ke kawasan Papua, Asia, dan India.

5 Fakta Menarik Liverpool Juara Piala Liga Inggris Usai Hantam Chelsea

Yang biasa kita manfaatkan sebagai bumbu adalah biji pala yang keras. Buahnya sendiri bisa dimanfaatkan untuk bahan pembuatan minuman atau manisan. Sedangkan selaput pada biji pala yang sering disebut arillus, mace atau fuli, juga bisa dimanfaatkan. Mace tersebut dikeringkan, kemudian digunakan juga sebagai bumbu masakan.

Dalam masakan Eropa, pala dan mace lebih banyak dimanfaatkan untuk membuat kue, kue kering, dan manisan buah. Bubuk pala juga sering dipakai sebagai oenambah aroma dalam pembuatan keju.

Mendag Ungkap Biang Kerok Tingginya Harga Beras

Beberapa masakan khas Eropa juga ada yang memakai pala. Misalnya masakan tradisional Belanda seperti sup kental, saus, dan stew buah dan sayuran. Pala juga menambah aroma dalam saus khas Prancis sauce Béchamel atau saus putih. Sedangkan dalam masakan klasik Italia, pala dibubuhkan pada bayam sebagai pendamping menikmati pasta atau bahan isian lasagna.

Pala juga memiliki khasiat sebagai obat tradisional. Anda mengalami masalah sulit tidur atau insomnia? Coba atasi dengan minum air seduhan pala. Hancurkan satu biji pala, seduh dengan air panas, atau rebus dengan air hingga mendidih, lalu minum hangat-hangat. Tak lama, Anda akan merasa relaks dan mengantuk. Anda juga bisa meminumnya bersama segelas susu hangat dan madu.

Biji pala mengandung 10% minyal esensial, salah satunya minyak atsiri yang berkhasiat untuk mengatasi masuk angin, gangguan pencernaan, maag, nyeri saat datang bulan, hingga rematik.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya