Pre-Marketing Sukuk Ritel Mulai Digelar

VIVAnews - Pemerintah mulai menggelar pre-marketing Surat Berharga Syariah Negara (sukuk ritel). Tahap pertama pre-marketing dilakukan di Medan, Selasa 13 Januari 2009.

Kegiatan ini untuk memperkenalkan produk investasi baru berbasis syariah yang diterbitkan pemerintah, sekaligus memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat mengenai sukuk ritel. Sedangkan kegiatan pemasaran (marketing) sukuk ritel  ini baru akan dilaksanakan Agen Penjual pada 6-20 Februari 2009. Target investor, seperti yang dikutip dari situs Departemen Keuangan adalah Warga Negara Indonesia.

Sekadar diketahui untuk penerbitan sukuk ritel, pemerintah menunjuk sejumlah agen penjual yakni,  PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Citibank NA, The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, PT Bank Internasional Indonesia Tbk, PT Danareksa Sekuritas, PT Trimegah Securities Tbk, PT CIMB-GK Securities Indonesia, PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas, PT Reliance Securities Tbk, PT Anugerah Securindo Indah, dan PT Bahana Securities dan PT BNI Securities .

Seangkan konsultan hukum yang ditunjuk pemerintah untuk mendukung penerbitan Sukuk Negara tahun 2009 adalah Marsinih Martoatmodjo Iskandar Kusdihardjo Law Office.

Sukuk ritel yang ditawarkan ini nominal per unitnya Rp 1 juta dan memiliki tenor tiga tahun. Satuan penerbitan minimum Rp 5 juta dan kelipatannya, dan tidak ada batas maksimum pembelian. Sukuk yang jatuh tempo pada 15 Februari 2012 akan dicatatkan di Bursa pada 26 Februari 2009.