BI: Kasus IMF, Pasar Asia Sempat Bergejolak

Gedung Bank Indonesia (tampak depan)
Gedung Bank Indonesia (tampak depan)
Sumber :
  • VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis

VIVAnews - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan mundurnya Dominique Strauss-Khan sebagai Direktur Pelaksanan Lembaga Moneter Internasional sempat menimbulkan gejolak di pasar keuangan Asia termasuk Indonesia. Beruntung gejolak tersebut tidak berlangsung lama.

"Saya kira tidak banyak pengaruhnya, kemarin memang ada, tapi sebentar," ujar Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia, Perry Warjiyo, di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat 20 Mei 2011.

Menurut Perry, pengaruh yang bersifat sementara itu terjadi karena kepercayaan dunia internasional pada perekonomian negara-negara di Asia, termasuk Indonesia, masih cukup kuat.

Investor masih memandang bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan tinggi dengan persepsi risiko yang positif. "Arahnya seperti itu," ujar dia.

Sementara itu, untuk pengaruhnya pada nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, Perry menilai hingga saat ini kurs sudah konsisten dengan perkembangan makro ekonomi negara Indonesia.

Namun demikian, BI mengaku terus mencermati nilai tukar untuk memastikan perkembangan hal itu konsisten dengan perkembangan makro ekonomi.

" Ini agar pertumbuhan bisa 6,4-6,5 persen dan inflasi terkendali. Dalam konteks ini, kami kembangkan assessment-nya. Untuk mata uang Asia sebetulnya nggak ada dampak," lanjutnya.

Sebelumnya, Direktur Pelaksana IMF Dominique Strauss-Kahn akhirnya mengajukan pengunduran diri kepada Dewan Eksekutif IMF, Kamis, 19 Mei 2011.

Surat pengunduran diri itu telah dikirimkan secara resmi kepada Dewan Eksekutif IMF. Dalam suratnya, Strauss mengatakan ingin melindungi kehormatan lembaga IMF. Ia akan mencurahkan semua kekuatan dan energinya untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.

"Saya menolak secara tegas semua tuduhan yang telah dijatuhkan kepada saya," ujar Strauss dalam surat pengunduran dirinya seperti yang dikutip dalam keterangan pers IMF.

Terkait pengunduran diri itu, IMF akan berunding dalam waktu dekat untuk memilih pengganti Strauss. IMF mengangkat Direktur Pelaksana John Lipsky sebagai pengganti sementara Strauss. (art)