Jaringan Penyelundup Sabu Malaysia Dibekuk

Polisi menunjukkan barang bukti shabu
Polisi menunjukkan barang bukti shabu
Sumber :
  • ANTARA

VIVAnews - Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Pelabuhan Bakauheni, Polres Lampung Selatan, menggagalkan penyelundupan 10 kilogram sabu-sabu golongan satu. Penyelundupan tersebut berasal dari sindikat jaringan perdagangan narkotika internasional asal Malaysia.

Sabu-sabu senilai lebih dari Rp20 miliar tersebut diamankan dari dua kurir bernama Mimi Suhemi, warga Cakung, Jakarta Timur dan Ridwan, warga Kuta Blang, Bireun, Nanggroe Aceh Darussalam. Keduanya tertangkap saat petugas menggelar razia rutin di pintu masuk pelabuhan.

Petugas yang curiga kemudian memeriksa mobil yang digunakan tersangka. Barang terlarang itu ditemukan di dalam lantai mobil yag sudah dimodifikasi.

Sabu-sabu tersebut dibungkus dalam 10 paket kantong plastik. Modus ini juga merupakan modus penyelundupan baru. "Sabu-sabu ini merupakan kiriman jaringan narkotika internasional dari Malaysia. Paket itu dibawa melalui jalur laut, yang melewati Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara," ujar Kapolda Lampung, Brigjen Pol Sulistyo Ishak di Lampung, Senin malam 22 Agustus 2011.

"Lampung memang jalur pengiriman narkotika jaringan internasional, karena letaknya yang merupakan gerbang pulau Sumatera," tambahnya.

Lebih lanjut, Sulistyo mengatakan, kedua kurir tersebut mendapat imbalan Rp150 juta.

Rencananya, sabu-sabu tersebut akan dikirim ke Jakarta kepada seseorang bernama Cin-cin yang kini masih dalam pengejaran. Kini, kasus ini masih terus dikembangkan pihak kepolisian guna membongkar jaringan pengedaran narkotika antar negara.

Sementara itu, kedua kurir tersebut dijerat dengan Undang-Undang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup dan denda Rp8 miliar. (art)

Laporan: Andry Kurniawan | Lampung