"Obama Menang Karena Dibantu Tim Ilmuwan"

Hokki Situngkir di Penghargaan Achmad Bakrie IX 2011
Hokki Situngkir di Penghargaan Achmad Bakrie IX 2011
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

VIVAnews – Penampilannya terlihat nyentrik dan energetik. Bicaranya cepat, terkadang tak begitu jelas; mungkin karena letupan-letupan ide di kepalanya terlalu deras untuk diungkapkan.

Hokky Situngkir memang tidak seperti profil peneliti kebanyakan. Di usianya yang masih cukup muda, ratusan makalah ilmiah telah ia telurkan. Hasil penelitiannya telah mendapat pengakuan di berbagai jurnal dan konferensi  internasional.

Tak kurang dari lima penghargaan prestisius ia sabet dalam dua tahun terakhir. Yang terakhir ia diganjar Penghargaan Achmad Bakrie Award untuk kategori 'Hadiah Khusus untuk Ilmuwan Muda Berprestasi'.

Ketika dijumpai di kantornya di bilangan Sarijadi Bandung, pertengahan Agustus lalu, Hokky kembali mengenakan "pakaian kebangsaannya": batik coklat muda dibalut jaket biru berlogo institusi penelitian yang ia komandani: Bandung Fe Institute.

Kepada VIVAnews, pria 33 tahun itu bercerita berbagai macam hal, tentang batik, candi, fraktal, korupsi, hingga masalah Bank Century. Berikut petikannya.

Profesor Yohanes Surya menggelari Anda sebagai ‘Bapak Kompleksitas Indonesia’. Sebenarnya apa itu kompleksitas? 

Ah Itu bisa-bisanya Pak Yohanes saja. saya belum punya istri belum punya anak dibilang "bapak" ... hahaha. Kompleksitas adalah sebuah metode, cara melihat yang berbeda. Selama ini, dari kecil, sejak SD, SMP, SMA, kita ditumpuk berbagai ilmu, kemudian baru disuruh memilih jurusan. Dan setelah itu baru disuruh membuat tugas akhir, thesis, skripsi, di mana Kita disuruh mencari masalah, dari tumpukan-tumpukan ilmu tadi.