Rempah

Lengkuas

VIVAnews – Lengkuas adalah salah satu bumbu wajib di dapur para ibu di Indonesia. Rempah yang satu ini banyak digunakan dalam berbagai masakan tradisional Indonesia berbumbu kuat seperti kari dan rendang. Lengkuas juga banyak dipakai untuk  bumbu gorengan baik masakan unggas, ikan, atapun tahu dan tempe.

img_title Kemensos dan KPAI Bangun Sinergi untuk Pastikan Perlindungan Siswa Sekolah Rakyat

Rempah asli Indonesia ini diambil umbi dari akar rimpangnya. Selain banyak digunakan sebagai bumbu di Indonesia, lengkuas juga dipakai untuk melezatkan masakan di negara Asia lainnya seperti Thailand, Malaysia, Laos, Cina dan India.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lengkuas mengandung minyak atsiri yang berfungsi sebagai antibakteri dan antimikroba. Bahan inilah yang membuat lengkuas menjadi pengawet alami masakan.

img_title Bareskrim sebut Eks Kapolri Listyo Sigit dkk Ditahan di Mako Brimob: Jumlah Tersangka Kasus Penyadapan Jadi 4

Tanaman yang memiliki nama latin Alpinia galangal ini juga memiliki khasiat obat. Masyarakat Jawa dan China telah melakukan pengobatan tradisional dengan menggunakan lengkuas.

Minyak atsiri berfungsi sebagai obat tradisional untuk mengobati masuk angin, perut kembung, mual, rematik, batuk, pereda nyeri, serta meningkatkan nafsu makan. Selain itu, lengkuas juga banyak dimanfaatkan untuk mengobati berbagai penyakit kulit seperti gatal akibat jamu atau alergi, panu, kadas, eksim, dan sebagainya.

img_title Ditanya soal Dugaan Makar Pemerintahan Prabowo, Jokowi: Ikuti Proses Hukum

Satu jenis lengkuas yaitu lengkuas merah (Alpinia purpurata) memiliki khasiat obat yang lebih banyak. Menurut beberapa penelitian, lengkuas merah bisa meningkatkan kekebalan tubuh, mengatasi diare  bronchitis, bahkan menjadi ramuan untuk meningkatkan kemampuan seksual.

Lengkuas bisa dimanfaatkan untuk minuman kesehatan sehari-hari seperti minuman jahe atau kunyit. Umbi lengkuas dimemarkan lalu diseduh dengan air hangat. Tambahkan gula jawa atau madu untuk menghilangkan rasa pahitnya. Ramuan ini bisa membantu menjaga kesehatan Anda.

Sosialisasi Undang-Undang Satu Data Indonesia (UU SDI).

Mendagri Tito Tekankan Implementasi UU SDI untuk Perkuat Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah: Jelas akan Hemat

Mendagri Tito Karnavian menyebut kemudahan akses dalam implementasi SDI dapat dilihat, misalnya dari daerah yang mampu menyusun program yang saling mendukung.

img_title
VIVA.co.id
5 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut