BI Minta Bank Jaga Kehati-hatian

VIVAnews - Bank Indonesia menghimbau kepada perbankan untuk tetap menjaga kehati-hatian (prudent). Perbankah harus melaksanakan fungsinya untuk mendukung sektor riil.

"Bank harus mendukung sektor riil dalam batas-batas rambu-rambu prudential," kata Gubernur Bank Indonesia Boediono dalam jumpa pers di Gedung BI, Jakarta, Selasa 14 Oktober 2008.

Jika bank melaksanakan ketentuan kehatia-hatian dalam mengucurkan kreditnya, otoritas moneter berjanji akan terus mendukung sistem keuangan dan sistem perbankan Indonesia sebaik mungkin. Dia menegaskan bank harus melakukan fungsinya dengan baik. "Kita akan mendukung dari berbagai hal yang bisa kita lakukan," katanya.

Imbauan bank sentral ini terkait kondisi keuangan global yang bisa berimbas kepada dunia perbankan. Seperti diketahui, BI telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk melonggarkan likuditas di pasar, baik valuta asing dan rupiah.

Ada lima kebijakan yang diperlonggar, di antaranya menyangkut penurunan giro wajib minimum valas dari tiga persen menjadi satu persen dan rupiah menjadi 7,5 persen.