Proyek Triliunan Wika di Timteng dan Afrika
- VIVAnews/Muhamad Solihin
"Kuwait tengah getol menggarap jembatan, tahun ini kami akan intensif. Tahun lalu itu kan ribut dengan konflik. Kalau stabil kami akan masuk ke sana," kata dia.
Destiawan menjelaskan, keputusan Wika untuk mencari proyek-proyek infrastruktur di Afrika dan Timur Tengah tak terlepas dari posisi perusahaan yang tengah menggarap proyek di Aljazair.
Proyek di Asia
Tak hanya di Timur Tengah dan Afrika, perusahaan konstruksi yang mayoritas sahamnya dimiliki pemerintah ini juga tengah menggarap proyek pembangunan jalan bebas hambatan di Timor Leste. Jalan tol sepanjang 100 km itu direncanakan mulai dibangun pada 2012, sebagian sudah memasuki proses tender.
"Wika yang jembatan sudah, jalan belum diputuskan. Tapi akan ikut," ujarnya.
Untuk proyek di ASEAN, Wika menargetkan bisa mempenetrasi pasar infrastruktur di negara-negara Asia Tenggara itu. Namun, perseroan memastikan upaya penetrasi ditempuh dengan tetap memperhatikan pada negara-negara dengan tingkat kompetisi yang tidak terlalu ketat.
Dia mencontohkan, Wika tengah menjajaki proyek ke Vietnam dan bekerja sama dengan perusahaan Jepang untuk bisa masuk ke beberapa negara ASEAN lainnya. Namun, menurut Destiawan, Wika benar-benar ingin lebih selektif untuk negara-negara di kawasan itu. "Ada potensi yang menjanjikan dan bagus, kami akan ke sana," kata dia. (art)