Pakaian Sehat dari Serat Bambu

Bambu
Sumber :
  • Corbis

VIVAnews – Anda pernah terbayang memiliki pakaian dari bahan dasar bambu? Jika tidak, tak ada salahnya mulai memikirkan untuk mengenakan pakaian dari bahan dasar bambu. Di Bali, bambu mampu diubah menjadi bahan-bahan yang dapat memenuhi kebutuhan hidup kita sehari-hari, seperti baju, sprei, jaket, handuk bahkan pakaian dalam.

Bambooku yang berhasil menyulap bambu menjadi pakaian. Manager Marketing Bambooku, Elly Adiantara menuturkan, sejatinya teknologi memproduksi pakaian dari bahan dasar bambu sudah terkenal di China. “Tapi di Indonesia masih dianggap langka. Kalaupun ada, belum banyak dikenal masyarakat luas,” ujar Elly.

Dilatarbelakangi gagasan mengusung bisnis berbasis ekologi, perusahaan Elly berkomitmen agar lingkungan tidak rusak lantaran aktifitas bisnis. Alhasil, dilakukanlah konservasi alam dengan metode zero waste system. Produksi pakaian dari bambu dipilih karena bahan baku lain seperti katun, polyester, rayon dan sebagainya dinilai sangat tidak pro ekologi. Sebabnya, bahan dasar itu harus menebang banyak pohon dan prosesnya sarat dengan kimiawi.

img_title Daftar 5 Pemain Termahal di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Mendominasi

Elly menuturkan, bambu adalah bahan baku pakaian generasi terbaru yang sudah berkembang dengan pesat di China. “Berbagai penelitian dan kajian ilmiah pun sudah dilakukan, sehingga bambu dinilai sangat tepat untuk dijadikan bahan baku produksi pakaian yang pro lingkungan hidup,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan penelitian ilmiah terhadap bambu diketahui jika pertama, usia bambu relatif lebih cepat bila ditanam untuk dipanen secara industri. Usianya hanya mencapai 7 sampai 8 tahun. Pada usia itu, bambu sudah bisa dipanen untuk berbagai keperluan bahan bangunan atau industri pakaian. Kedua, setelah diteliti ternyata bambu mengandung zat anti bakteri alami yang disebut "penny quinine".

img_title Ramalan Feng Shui 22 September Penuh Energi Positif, Ini Jam Terbaik Raih Keberuntungan Keuangan

Dan, dengan teknologi tingkat tinggi bambu diolah menjadi serat kain. Walaupun serat kain bambu di cuci berulang kali dan dijemur, anti bakteri tak akan hilang. Bakteri yang masuk di serat bambu akan terbunuh 95 persen dalam waktu 24 jam. “Inilah yang membuat handuk dan pakaian serat bambu bebas bau dan gatal, juga punya efek menjaga tubuh terhadap serangan bakteri penyakit,” ujar Elly.

Ketiga, struktur pori-pori kecil khusus di bagian dalam serat bambu memiliki daya serap tinggi, dapat menyerap formaldehyde, toluene, ammonia dan substansi berbahaya lainnya. Juga mampu menghilangkan bau tak sedap. “Anda dapat mencoba dengan cara menaruh handuk serat bambu di dalam kulkas atau sepatu untuk menghilangkan bau tak sedap. Bukan hanya handuk dan sejenisnya, tetapi seluruh pakaian yang berbahan baku handuk memiliki kemampuan yang sama,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Status Amanda Rigby Sebelum Sah Jadi Istri Andre Taulany, Ternyata Pernah...
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut