"Aparat Jaga UN, Seperti Ada Perang"

Ujian Nasional di SMAN 1 Cibinong
Ujian Nasional di SMAN 1 Cibinong
Sumber :
  • VIVAnews/ Muhamad Solihin

VIVAnews – Anggota Komisi X DPR RI M Nasruddin menilai kehadiran aparat kepolisian dan TNI di lokasi Ujian Nasional (UN) dapat mengganggu psikologi siswa peserta ujian. Diapun meminta evaluasi pada terhadap distribusi naskah UN dan pengamanan UN.

Kesimpulan itu disampaikan Nasruddin setelah memantau pelaksanaan UN di SMA 4 Denpasar, Bali, Senin 16 April 2012. "Niatnya baik, tetapi di sisi lain pula kok pemrintah seperti tidak percaya kepada aparat di bawahnya," kata Nasruddin.

Kehadiran petugas sat UN, imbuh politisi Partai Golkar ini, harus dievaluasi karena dinilai berlebihan. Menurutnya, pengamanan yang dilakukan oleh aparat kepolisian dan TNI begitu ketat. "Kelihatan seperti ada perang kecil-kecilan," katanya.

Dia mengakui ada perbedaan pegawasan dan pelaksanaan UN antara daerah satu dengan daerah lainnya. Dia pun tidak menampik ada tujuan positif dari langkah pelibatan polisi dan TNI mengawal UN. Meski begitu, imbuhnya, pengambil kebijakan pun harus menimbang gangguan psikologis anak didik.

Selain itu, dia pun meminta pengumpulan naskah UN di mapolsek atau kodim dan lainnya, dievaluasi. Jika memang nantinya ada persoalan di lapangan, imbuhnya, tinggal memperbaiki regulasi.

"Kalau regulasi dan penegakan hukum berjalan baik sehingga ke depan tidak perlu polisi atau TNI lagi," tegas dia.