BNPB: Gempa 8,9 SR Intai Padang

Masjid Raya Ganting, Padang, diperbaiki setelah dirusak gempa
Masjid Raya Ganting, Padang, diperbaiki setelah dirusak gempa
Sumber :
  • Antara/ Zarqoni Maksum

VIVAnews - Gempa Aceh 8,5 SR yang terjadi pekan lalu menyimpan bahaya laten. Gempa dan tsunami rupanya masih mengancam kota Padang. "Para ahli memprediksi gempa Aceh kemarin dapat mempengaruhi sistem keseimbangan subduksi di Mentawai yang dapat menyebabkan gempa megathrust 8,9 SR di Kota Padang," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di kantornya, Sutopo Purwo Nugroho di kantornya, Jakarta, Kamis, 19 April 2012.

Sutopo mengatakan energi megathrust Sumatera berpotensi memicu tsunami di Padang. "Gempa 8,9 berpotensi memunculkan tsunami 6 sampai 10 meter setelah 20 sampai 35 menit gempa. Tergantung fenomena saat gempa," tambahnya.

Untuk wilayah Jakarta, potensi gempa megathrust Sumatera tidak akan sampai menimbulkan tsunami di Ibukota. Dari simulasi yang dilakukan BNPB, gempa dengan kekuatan lebih dari 8 SR dan tsunami di wilayah megathrust Sumatera tidak sampai ke wilayah Jakarta, hanya mencapai Selat Sunda. "Jadi, Jakarta aman saja," ujarnya singkat.

Sutopo menambahkan, meski potensi gempa dan tsunami megathrust mungkin terjadi, ilmu pengetahun dan teknologi saat ini belum dapat memastikan kapan dan di mana bakal terjadinya gempa.

"Sejauh ini hanya prediksi potensi gempa dan daerah yang rawan gempa saja," katanya. Dalam catatan BNPN, 188 kota atau kabupaten di Indonesia tergolong daerah rawan bencana tsunami.