Dahlan Iskan: Prabowo Hidupkan Kertas Kraft Aceh

Dahlan Iskan, mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara.
Sumber :
  • VIVANews/Nurcholios Anhari Lubis

VIVAnews- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan optimitis PT Kertas Kraft Aceh (KKA) dapat dihidupkan kembali.

img_title Suahasil Pede Investasi di RI Tumbuh 7% pada 2027, Ini Faktornya

Sebab, sumber bahan baku kertas KKA yang terletak di Hutan Tanaman Industri (HTI) yang dimiliki oleh Prabowo Subianto diserahkan seluruhnya kepada Inhutani IV.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemarin saya mendapatkan laporan, Pak Prabowo, demi Aceh merelakan melepaskan haknya di HTI untuk diberikan kepada Inhutani IV," kata Dahlan Iskan di Jakarta, Selasa 4 September 2012.

Menurut Dahlan, komitmen Prabowo itu disambut gembira oleh masyarakat Aceh, mengingat rakyat Aceh menganggap keberadaan KKA sebagai sesuatu yang penting. Dengan tersedianya bahan baku, pabrik kertas kebanggaan masyarakat Aceh itu dapat berjalan kembali.

"Bahan baku pabrik kertas KKA sedikit berbeda, karena harus pohon yang mengandung long fiber dan panjang. Dulu, KKA mempunyai pohon tersebut sekitar 60 ribu hektare tapi sejak reformasi HTI tersebut bermasalah," katanya.

Gubernur Aceh yang baru, imbuh Dahlan, juga bersedia membantu membangkitkan kembali KKA, dengan mengurus legalitas lahan serta  membenahi Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) di lahan HTI.
 
Sedangkan untuk mendapatkan pendapatan dalam jangka pedek, pembangkit listrik milik KKA berkapasitas 22 MW akan dihidupkan kembali untuk dijual kepada PLN.

img_title Melaney Ricardo Akui Masih Kesal dengan Sahrul Gunawan, Tapi Pilih Damai: Aku Beri Kesempatan

Direktur Utama PLN, Nur Pamudji pada kesempatan yang sama menjelaskan bahwa PLN siap membeli listrik dari pembangkit listrik KKA dan akan dialirkan untuk sekitar 22.000 rumah di Lhokseumawe dan Aceh. (asp)

Ilustrasi harga pangan, cabai hingga bawang.

Harga Cabai Tembus Rp120 Ribu per Kilogram di Jayapura, Ini Penyebabnya

Harga cabai merah besar di Pasar Hamadi, Jayapura, mencapai Rp120.000 per kilogram. Selain cabai, kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas sayuran dan buah.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut