Wamenkumham Kritik Tiga Poin Revisi UU KPK

Denny Indrayana
Sumber :
  • ANTARA/ Widodo S. Jusuf

VIVAnews – Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana menilai, draf usul revisi UU KPK dari Komisi III yang kini dibahas di Badan Legislasi DPR memuat ketentuan yang berpotensi melemahkah KPK.

“Jika membaca draf yang sekarang, ada poin menghilangkan penuntutan, menambah birokrasi izin penyadapan, SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan), Badan Pengawas. Jadi kalau dilanjutkan, memang melemahkan KPK. Kalau itu drafnya, pemerintah tidak setuju,” kata Denny di kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Kamis 27 September 2012.

Ia mengatakan, pemerintah memandang tidak perlu ada revisi UU KPK. Kalaupun perlu perubahan, isi draf harus memperkuat posisi dan kewenangan KPK. Denny kemudian mengkritisi tiga poin krusial dalam draf revisi UU KPK.

Pertama, soal penyadapan. Menurut Denny, penyadapan adalah teknik penyamaran sehingga kalau diperpanjang birokrasinya dengan dimintakan izin hakim, bisa membongkar penyamaran tersebut. “Penyadapan itu menggunakan mekanisme internal KPK, bukan berarti lepas kontrol,” kata dia. Terlebih penyadapan KPK selalu diaudit oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kedua, soal penuntutan. Denny mengatakan, hal ini pernah diuji materi ke Mahkamah Konstitusi. Namun KPK selama ini terbukti bermain bersih. Tidak ada kongkalikong antara penyidik dengan penuntut untuk membuat kasus ringan menjadi berat di pengadilan. “MK menetapkan hal ini tidak bertentangan dengan UUD,” ujar Denny.

Ketiga, soal SP3. Tidak adanya SP3 di KPK, menurut Denny, justru membuat KPK berhati-hati. Sementara bila SP3 diizinkan di KPK justru berpotensi menghentikan kasus yang awalnya terlihat sepele. “Ini juga sudah diuji di MK, dan tidak masalah. KPK selama ini sudah melakukan tindak preventif, kasus untuk naik ke penyidikan harus ada dua alat bukti,” kata Denny.

Remaja Perempuan 16 Tahun Ditemukan Tewas Usai Ngamar Bareng 2 Pria di Hotel Jaksel
Ilustrasi diecast

Diecast Bukan Sekadar Mainan Semata

Sukses dengan penyelenggaraan Indonesia Diecast Expo 2023 (IDEX), para pecinta diecast bersiaplah untuk menyambut Indonesia Diecast Expo 2024 (IDE11) yang akan kembali ha

img_title
VIVA.co.id
25 April 2024