Saran KEN Soal Wacana Kenaikan Harga BBM

Orang Kaya Versi Forbes 2012 Chairul Tanjung
Sumber :
  • forbes.com

VIVAnews - Komite Ekonomi Nasional (KEN) menyarankan pemerintah untuk mengambil opsi menghapuskan subsidi bahan bakar minyak untuk kendaraan pribadi dibanding menaikkan harga BBM.

img_title Presiden Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Hadirkan Keadilan Bagi Rakyat

Menurut Ketua KEN, Chairul Tanjung, subsidi BBM justru dinikmati kalangan yang mampu dan bukan masyarakat bawah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Filosofinya, subsidi BBM harus diberikan kepada orang yang seharusnya menerima subsidi. Sekarang ini, subsidi diberikan kepada orang yang tidak berhak," kata Chairul saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Senin 28 Januari 2013.

img_title Misteri Rp250 Juta dari PCNU Nias, KPK Telusuri Dugaan Kaitannya dengan Muktamar NU

Orang-orang yang tidak berhak, CT --sapaan Chairul Tanjung-- menambahkan, adalah orang-orang kaya. Untuk itu, KEN menganjurkan adanya penghapusan subsidi BBM pada mobil pribadi.

Menurut dia, selama ini, sekitar 70 persen subsidi BBM dinikmati orang yang mampu. Tentunya, jika pemangkasan subsidi itu dilakukan, pemerintah bisa mengalihkannya kepada pengentasan kemiskinan. "Subsidi ini juga bisa dialihkan untuk pembangunan infrastruktur," ujar CT.

img_title El Nino Diprediksi Picu 451.000 Kematian, Indonesia Jadi Salah Satu Negara Terdampak

Selain itu, KEN menanggapi kenaikan tarif tenaga listrik yang berlaku sejak 1 Januari 2013. CT meminta agar pemerintah menghapuskan kenaikan tarif listrik kepada industri padat karya.

"Menurut saya, keberpihakan itu harus dilakukan, terutama pada industri yang spesifik," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menegaskan, industri dimaksud adalah yang menyerap tenaga kerja sangat banyak dan industri substitusi impor yang juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

"Itu dilakukan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan kesejahteraan pegawainya. Jadi, boleh keberpihakan dilakukan untuk itu," tutur CT. (art)

Cristiano Ronaldo.

Ronaldo Tak Berhenti Ditimpa Masalah, Setelah Sanksi Federasi, Giliran Ten Hag Ungkap Isi Ruang Ganti MU

Setelah menghadapi sanksi dari federasi Portugal, terbaru mantan pelatih Manchester United, Erik Ten Hag, ungkap periode kepulangan Ronaldo ke mantan klubnya

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut