Chatib: Lebih Mudah Bangun Tol di Atas Laut Ketimbang Darat

Konstruksi pembangunan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa Bali
Konstruksi pembangunan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa Bali
Sumber :
  • Antara/ Widodo S Jusuf

VIVAnews - Menteri Keuangan, M Chatib Basri, Senin 11 November 2013, menyatakan bahwa lebih mudah mendirikan bangunan di laut ketimbang di darat. Chatib menjelaskan, keberhasilan pembangunan Jalan Tol Bali Mandara menjadi bukti ketersediaan lahan kerap menjadi penghambat laju pembangunan di Indonesia.

Jalan tol pertama di Provinsi Bali yang menghubungkan Nusa Dua, Ngurah Rai, dan Benoa ini konstruksinya dibangun di atas laut dan baru diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada September 2013.

"Success story yang kami lihat kemarin itu di Bali, yang ditunjukkan pada saat APEC ada tol di atas laut dan itu dibangun dengan waktu yang singkat," ujar Chatib dalam acara bertajuk Mandiri Investment Forum 2013 di Jakarta.

Keberadaan jalan tol Bali ini untuk menunjang kelancaran penyelenggaraan  Konferensi Tingkat Tinggi Asia Pacific Economic Cooperation (APEC). Tahun ini, Indonesia menjadi tuan rumah ajang tersebut.

Permasalahan lahan, menurut Chatib, tidak bisa diselesaikan dengan solusi apa adanya. Pemerintah harus mencari akal dan sedikit keluar dari pakem yang ada (think out of the box) untuk mampu menemukan alternatif-alternatif terbaik.

"Kalau tidak bisa di darat, ya kami harus bangun di laut," kata Chatib.

Dengan demikian, ketersediaan lahan ini nantinya tidak lagi jadi hambatan utama berinvestasi di Indonesia. "Permasalahan lahan masih menjadi kendala investasi di Indonesia," kata Chatib.

Sebelumnya, Menteri BUMN, Dahlan Iskan, mengusulkan pembangunan jalan tol di atas laut Jakarta-Surabaya. Jalan tol tersebut direncanakan menggandeng sejumlah BUMN.

Usulan Dahlan tersebut merespons keberhasilan pembangunan jalan tol di Bali. Selengkapnya baca: Alasan Tol Jakarta-Surabaya Perlu Dibangun di Atas Laut. (art)