Mengenal Cara Pembuatan Hio

Jelang Tahun Baru Warga Tionghoa Melakukan Doa Akhir Tahun
Sumber :
  • VIVAnews/Fernando Randy

VIVAlife - Menjelang perayaan Tahun Baru China atau Imlek pada 31 Januari 2014, para perajin hio di Demak, Jawa Tengah, kebanjiran pesanan. Tingginya pesanan ini pun memaksa para perajin bekerja lembur.

Seorang perajin hio di Desa Waru, Mranggen, Jawa Tengah, Suparno mengaku mengejar target pesanan lebih dari 500.000 hio. Artinya, ia harus memproduksi hingga 5.000 hio setiap harinya.

Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan Klenteng di Semarang, hio buatan Suparno juga dipesan pengelola Klenteng di sejumlah kota di Jawa Tengah dan Yogyakara.

Meski demikian, Suparno mengeluh bahwa dalam setahun terakhir, hio buatannya harus bersaing dengan hio impor. Oleh karena itu, jumlah produksi lidinya terpaksa dikurangi. Hio dijual dengan harga bervariasi. Mulai dari Rp175-Rp1.000 per batang.

img_title Video Diduga Cinta Laura Fitting Gaun Pengantin Bocor, Netizen Ramai Minta Privasi Dihormati

Hio dibuat dengan menggunakan bahan dari kayu khusus yang didatangkan dari Gresik, Jawa Timur, agar mudah menyala saat dibakar. Bagian luar hio diberi serbuk kayu untuk memberikan aroma menyengat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serbuk kayu ini dicampur dengan kemenyan, sesuai dengan pesanan. Hio kemudian dicat warna merah. Proses selanjutnya, hio dijemur hingga kering dan siap dipasarkan. (eh)

Laporan: Syamsul Arifin | ANTV Demak

img_title 2 Anggota KKB Pelaku Pembunuhan Warga Sipil di Yahukimo Berhasil Ditangkap
Ilustrasi industri tekstil

PHK Menghantui Industri Tekstil hingga Sepatu, Ternyata Ini Biang Keroknya

PHK menghantui industri tekstil, garmen, hingga sepatu. Said Iqbal menyoroti lemahnya permintaan ekspor dan tingginya biaya produksi di tengah 63.789 laporan PHK.

img_title
VIVA.co.id
14 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut