Mahkamah Konstitusi Putuskan Pemilu Serentak

Sidang di Mahkamah Konstitusi
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar
VIVAnews - Mahkamah Konsititusi memutuskan Pemilihan Umum presiden dan wakil presiden serta Pemilihan Umum anggota legislatif dilaksanakan serentak mulai tahun 2019. 
img_title 5 Pemain Keturunan Eropa yang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala Asia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaksanaan Pemilihan Umum serentak berlaku untuk tahun 2019 dan Pemilihan Umum seterusnya," ujar Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelva, saat membacakan putusan di gedung MK, Kamis, 23 Januari 2014.
img_title Sosok Wanita yang Diduga Dihamili Aisar Khaled, Ternyata Influencer Asal Thailand

MK menyatakan Pasal 3 ayat (5) dan Pasal 12 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (UU Pilpres) yang dimohonkan judicial review oleh pakar komunikasi Effendy Gazali, bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.
img_title Sering Mengedit Foto dan Video di HP? File Sementara Ini Bisa Ikut Memenuhi Penyimpanan

Mahkamah beralasan jika Pemilu serentak dilaksanakan pada tahun 2014, maka tahapan Pemilu yang saat ini sedang berlangsung menjadi terganggu dan terhambat karena kehilangan dasar hukum.

"Pemilu serentak tidak bisa dilaksanakan pada tahun 2014 karena jangka waktu yang tersisa tidak cukup memadai untuk membuat Perppu yang baik dan konprehensif," kata Hakim Konstitusi Ahmad Fadlil Sumadi saat membacakan pertimbangan Mahkamah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Meskipun menjatuhkan putusan tersebut, menurut MK, penyelenggaraan Pilpres dan Pemilu anggota legislatif tahun 2009 dan 2014 yang diselenggarakan secara tidak serentak dengan segala akibat hukumnya harus tetap dinyatakan sah dan konstitusional. (umi)
Joey Pelupessy.

Klub Joey Pelupessy Dapat Tambahan Modal Rp467 Miliar dari Pemilik Manchester City, Apa yang Terjadi?

Klub Joey Pelupessy, Lommel SK, mendapat tambahan modal sekitar Rp467 miliar dari City Football Group melalui konversi utang. Apa dampaknya bagi klub Belgia?

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut