Ini Tanda Anda Wanita yang Dominan Dalam Cinta

Sumber :

VIVAlife - Pasangan kerap protes karena merasa bahwa Anda mengendalikan gerak-geriknya dan kegiatannya. Tanpa sadar Anda melarangnya melakukan banyak hal. Ia tak diperbolehkan pergi tanpa Anda. Pengalaman yang lebih luas, membuat Anda merasa tahu segalanya. Sementara, sebagai kekasih, Anda merasa memiliki tanggung jawab untuk membuatnya tetap baik.

Dalam sebuah hubungan, ketika pasangan mulai terlalu sering memprotes segala larangan Anda. Tak melulu menandakan ia tak nyaman. Bisa saja ia hanya ingin Anda mengubah sikap buruk.

Sebab, sebagian besar orang tidak sadar bahwa ia telah mengontrol diri orang lain. Dibanding selalu mencoba mencari pembelaan, cek lima tanda Anda mengendalikan atau mengontrol hubungan berikut, dilansir All Women Stalk:

Merasa mampu mengendalikan segala situasi

Salah satu tanda bahwa Anda telah mengendalikan sebuah hubungan adalah percaya bahwa Anda selalu tahu yang terbaik dalam menghadapi banyak hal di segala situasi. Anda merasa bahwa Anda memiliki kemampuan untuk memutuskan apa yang terbaik bagi orang lain.

Anda mungkin hanya bermaksud untuk membantu, bukan untuk bersikap sombong. Hanya saja, sikap tersebut tidak akan membuat sebuah hubungan berjalan dengan baik. Sebab, orang lain memiliki hak untuk membuat keputusannya sendiri dan belajar banyak hal untuk diri mereka sendiri.

Selalu merasa khawatir

Setiap hal yang dilakukan pasangan, tak pernah berhenti membuat Anda khawatir tentangnya. Mulai dari caranya menghabiskan uang, caranya bergaul atau caranya mengurus diri sendiri. Jika semua yang dilakukannya selalu membuat Anda takut, ini bisa jadi tanda bahwa Anda sedang ingin mengendalikannya. Mengkhawatirkan seseorang dalam beberapa hal memang normal, hanya saja jika segala kegiatannya membuat Anda takut, itu hanya akan membuat Anda memaksakan kehendak terhadap diri pasangan.

Merasa punya tanggung jawab berlebih
Menjaga dan memastikan pasangan tetap dalam keadaan baik memang dibutuhkan. Tapi bukan berarti segala hal tentangnya harus menjadi tanggung jawab Anda. Dibanding harus merasa terbebani dengan berbagai tanggung jawab terhadap si dia, sebaiknya luangkan waktu untuk berpikir mengenai apa yang harus dan tidak menjadi tanggung jawab Anda dan biarkan ia bertanggung jawab terhadap diri sendiri.

Terlalu ingin tahu
Setiap orang memiliki kehidupan pribadinya masing-masing. Terkadang ada hal-hal yang tak ingin diceritakan. Bukan ingin berbohong, hanya saja tidak semua hal bisa dibagikan kepada orang lain. Meski Anda pasangannya, bukan berarti Anda harus mengetahui segala hal tentang dia. Jika Anda merasa ada sesuatu yang salah, tanyakan padanya dengan perlahan, bukan dengan cara menghakimi.
 
Memaksakan kehendak
Orang yang mengendalikan orang lain, umumnya memiliki hati dan jiwa yang besar. Keinginan mereka adalah melakukan apa yang terbaik bagi orang lain. Ini adalah sifat yang mengagumkan, tapi juga bisa jadi sikap yang menyebabkan rasa jengkel. Apalagi ketika Anda memaksakan pemikiran. Percayakan saja pada pasangan tentang segala hal yang ingin ia putuskan dan bantu dia ketika dia membutuhkan bantuan Anda. (eh)