Ini yang Terjadi Saat Keracunan Zat Pembersih Toilet

Ilustrasi Racun atau Zat Beracun
Ilustrasi Racun atau Zat Beracun
Sumber :
  • iStock

VIVAlife - Pemberitaan mengenai salah satu tersangka kasus kekerasan seksual di Jakarta International School yang diduga bunuh diri mendominasi media massa. Tersangka berinisial AZ tersebut ditemukan tidak sadarkan diri di toilet. Dia diduga menenggak zat pembersih toilet. Saat ditemukan, masih tersisa cairan di mulut tersangka.

Kendati penyebab kematian AZ belum jelas. Diduga, tersangka meninggal karena keracunan klorin, zat kimia yang umum terdapat dalam cairan pembersih lantai atau toilet. Zat kimia ini merupakan salah satu zat berbahaya.

Klorin yang bereaksi dengan air di dalam dan atau di luar tubuh membentuk asam hidroklorida dan asam hipoklorit. Keduanya sangat beracun.

Jika terhirup, klorin bisa menyebabkan gangguan pernapasan. Karena, uap klorin yang terhirup bisa menyebabkan pembengkakan pada saluran pernapasan. 

Ketika terkena kulit, bisa menyebabkan iritasi dan dalam jumlah banyak, klorin bisa mengakibatkan nekrosis atau lubang pada kulit dan jaringan di bawahnya. Karena itu, dianjurkan mengenakan sarung tangan saat membersihkan lantai atau toilet menggunakan cairan pembersih.