Ketika Prabowo Bikin Takut Australia

Usai Mendaftar Pilpres, Prabowo-Hatta-ARB Diarak Pendukung
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

img_title Misteri Kematian Bandar Narkoba Usai Ditangkap, 7 Anggota Polda Sulawesi Selatan Diperiksa Propam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hikmahanto mengingatkan agar sikap tegas yang ditunjukkan oleh masing-masing calon presiden tidak hanya terjadi saat masa kampanye saja. “Mereka harus merealisasikan janji-janji ketika masa kampanye, khususnya yang menyangkut kebijakan luar negeri. Jangan nanti setelah duduk di kursi kekuasaan, lalu lupa,” kata dia.
img_title Lolos Perempat Final Asian Games 2026, Veddriq Leonardo Puas Tembus Waktu 4,78 Detik


Akar masalah
img_title halocoko Bawa Semangat Piala Dunia 2026 Lewat Es Krim Edisi Khusus dan Jersey Eksklusif


Hubungan RI-Australia memanas setelah skandal penyadapan terhadap Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono berserta sejumlah pejabat tinggi RI lainnya terungkap di media Australia, November 2013. Presiden SBY lantas menarik Dubes Nadjip dari Canberra ke Jakarta untuk berkonsultasi.

Sebagai syarat untuk pemulihan hubungan, Presiden SBY mengajukan enam langkah yang akhirnya dibuat tata kode kelakuan baik atau COC pada 26 November 2013. Keenam langkah itu yakni pertama, Menteri Luar Negeri kedua negara membicarakan secara mendalam dan serius isu-isu sensitif berkaitan dengan hubungan bilateral kedua negara paska terbongkarnya penyadapan.

Kedua, setelah ada kesepakatan, maka akan ditindaklanjuti dengan pembahasan protokol dan kode etik secara lengkap dan mendalam. Ketiga, SBY akan memeriksa konsep protokol dan kode etik itu. Keempat, pengesahan kode etik akan dilakukan di hadapan Presiden SBY dan PM Tony Abbott.

Kelima, kedua negara harus membuktikan kode etik itu dipenuhi dan dijalankan. Keenam, setelah kode etik dijalankan, maka kepercayaan terhadap Australia diharapkan muncul kembali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Namun penyelesaian COC ini berpotensi terhambat dengan kebijakan Angkatan Laut Australia yang mendorong perahu pencari suaka ke perairan Indonesia. (adi)
Pasangan tim bola voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan di Asian Beach Games Sanya 2026.

Kalahkan Wakil China, Bintang/Sofyan Tembus Semifinal Voli Pantai Asian Games 2026

Bintang/Sofyan melaju ke semifinal voli pantai Asian Games Aichi Nagoya 2026 setelah mengalahkan pasangan China. Mereka selanjutnya menghadapi wakil Jepang.

img_title
VIVA.co.id
30 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut