Raksasa-Raksasa Wall Street Dihantam Badai

Masalahnya, kalangan perbankan pun berhati-hati untuk diajak berunding para institusi keuangan yang tengah bermasalah tersebut. Mereka tidak mau berisiko ikut terjerumus dalam kubangan krisis saat investasi belum bergairah akibat masih rendahnya kepercayaan pasar sejak krisis hipotek properti melanda AS awal tahun ini.

img_title Ubed Tembus Semifinal French Open 2026, Tantangan Berat Menanti dari Tuan Rumah

Itulah sebabnya Bank of America maupun Barclays melepas minat mereka untuk membeli Lehman. Padahal Barclays Bank dari Inggris, Bank of America, JC Flowers, maupun China Investment Corporation sempat bernegosiasi dengan Lehman. Namun mereka dengan risiko kerugian yang mereka tanggung bila menjadi pemilik baru lembaga keuangan yang telah berusia 158 tahun tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka, seperti diungkapkan surat kabar Financial Times edisi Senin (15/9), kalangan perbankan menilai bahwa Lehman bisa saja dikuasai pemerintah AS setelah menyatakan bangkrut bila tidak ada yang tertarik mengakuisisinya.

img_title Bos OJK Curhat ke Prabowo soal Ancaman MSCI, Akui Penegakan Hukum Pasar Modal Belum Keras

Konsekuensinya, ribuan dari 25.000 staf Lehman akan kehilangan pekerjaan. Pemandangan itu sudah terlihat saat sejumlah staf Lehman meninggalkan kantor pusat di kawasan Manhattan, New York, sambil membawa barang-barang pribadi, alat-alat tulis maupun lukisan di dalam kardus. Ancaman serupa bisa jadi melanda Merrill Lynch. Menurut situs internet stasiun televisi NBC, kalangan pasar yakin bahwa Merrill Lynch terancam kehilangan kepercayaan investor maupun mitra.

Ilustrasi Sekolah, Ruang Kelas

Pendidikan Internasional Makin Dilirik, Jaringan Sekolah Perluas Jangkauan

Sekolah internasional menjadi salah satu pilihan bagi orang tua yang menginginkan pendidikan dengan kurikulum berorientasi global, hingga penguasaan bahasa Inggris

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut