KSAD: Pilpres Aman Bukan karena TNI

Panglima TNI Jenderal Moeldoko
Sumber :
  • VIVAnews/Erick Tanjung
VIVAnews
- Setelah resmi dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Letnan Jenderal Gatot Nurmantyo bertekad untuk melanjutkan program yang dibuat oleh pendahulunya, Jenderal Budiman.


"Jadi di institusi AD triwulan pertama sudah kita lewati, program sudah dibuat sepanjang tahun. Jadi saya tidak akan mengubah, hanya melanjutkan saja. Tapi ada evaluasi-evaluasi," kata Gatot usai pelantikannya di Istana Negara, Jumat 25 Juli 2014.


Sementara pekerjaan rumah yang terbesar saat ini menurutnya adalah mencapai apa yang sudah ditargetkan tahun ini. "Harus saya selesaikan dengan baik," ujarnya.
Jadwal Final Indonesia Vs China di Piala Thomas dan Uber 2024


Anies soal Tawaran Bikin Partai Perubahan: Itu Kreativitas Orang di Medsos
Gatot juga bertekad untuk menjaga TNI agar tetap netral dan tegas. Mengenai proses pemilihan presiden, Gatot mengatakan sudah berjalan dengan aman. Namun dia mengakui pilpres berjalan aman bukan karena TNI.

Reaksi Elkan Baggott Usai Ipswich Town Promosi ke Premier League

"Ini karena rakyat. Ini menunjukan rakyat kita adalah rakyat yang berbudaya dan cerdas dan dunia melihat ini semua," jelasnya.


Gatot juga optimis semua akan berjalan aman dan damai hingga pergantian presiden secara resmi pada Oktober 2014 nanti.


SBY menurut Gatot berpesan agar segera melakukan konsolidasi dan melihat apa yang perlu dibenahi sehingga Angkatan Darat menjai lebih baik.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya