Cari Pesawat AirAsia, Lapan Kerahkan Satelit

Operasi pencarian pesawat AirAsia
Operasi pencarian pesawat AirAsia
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Andika Wahyu

VIVAnews - Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin membenarkan bahwa Menteri Riset dan Teknologi, M. Nasir meminta bantuan Lapan untuk mencari pesawat AirAsia QZ8501.

"Pak menteri (M. Nasir) minta bahan dari Lapan untuk pencarian tersebut untuk dilaporkan kepada presiden," kata Thomas dalam sambungan telepon dengan VIVAnews, Rabu, 31 Desember 2014.

Bahan bantuan yang dimaksud berupa pencarian pesawat AirAsia dengan menggunakan satelit penginderaan jarak jauh atau citra satelit dari Spot-6 dan Spot-7. Namun, pengerahan bantuan tersebut harus terkendala oleh cuaca yang kurang bersahabat untuk pencarian.

"Lokasi pesawat diduga berada di arah timur lebih dekat arah Kalimantan. Namun, citra satelit sampai kemarin di daerah tersebut tertutup awan. Jadi, hasilnya belum ada," ujar lulusan ilmu astronomi dan astrofisika dari ITB tersebut.

Meski harus terhadang oleh cuaca buruk, Lapan mendapat bantuan dari mitra internasionalnya dari Eropa dengan dikirimnya citra radar satelit yang mempunyai sensor radar yakni TerraSAR.

"Kiriman citra radar yang tembus awan TerraSAR ini diharapkan dapat memberikan informasi terkait posisi pesawat atau bagian-bagiannya yang dapat dideteksi," ucapnya.

Namun, disampaikannya saat ini ia masih menunggu laporan dari para ahli yang berada di lapangan terkait penggunan citra radar tersebut.

"Belum tahu laporannya karena kami masih menunggu. Saya akan terus konfrimasi hasilnya," kata Thomas.

Baca juga:

Ada Batu Serupai Peti Mati di Planet Mars

Data Ini yang Tentukan Identifikasi Korban AirAsia

Tahun Baru, KOmer Berwarna Hijau Bisa Dilihat Mata Telanjang

Bukti Baru, Korea Utara Bukan Penyerang Sony