Punya Banyak Istri, Militan ISIS Borong Viagra dan Lingerie

Abu Wahab, komandan ISIS yang gemar memborong pakaian dalam wanita
Abu Wahab, komandan ISIS yang gemar memborong pakaian dalam wanita
Sumber :

VIVA.co.id - Banyak militan ISIS yang terobsesi  memperoleh viagra, serta pakaian dalam yang seksi untuk para istri mereka, yang kerap menjadi sasaran praktik seksual brutal dan tidak normal.

Dikutip dari Daily Mail, Selasa, 17 Februari 2015, sejumlah dokter di kota-kota yang dikuasai ISIS di Suriah, mengatakan sebagian besar militan datang pada mereka dengan keluhan serupa.

Mereka meminta solusi untuk meningkatkan kekuatan seksual, dan viagra merupakan salah satu yang paling mereka inginkan. Namun para dokter itu mengkhawatirkan perlakuan para militan pada istri-istri mereka.

Sekalipun mengklaim sebagai kelompok ultra-konservatif Islam, banyak militan yang menghabiskan gaji bulanannya untuk pakaian dalam seksi bagi istri dan perempuan-perempuan muda yang mereka culik untuk menjadi budak seks.

Para militan itu juga mempraktikkan cara-cara tidak normal bahkan brutal dalam berhubungan seksual. Sebuah laporan menyebut bagaimana para militan ISIS menderita anomali seksual dan insting seksual yang brutal.

Demi memenuhi fantasi seksual mereka, para militan terobsesi pada pil biru viagra untuk menambah kekuatan, agar dapat melakukan hubungan intim dengan banyak wanita menggunakan cara-cara tidak biasa.

Selain viagra, militan-militan itu juga membeli berbagai model pakaian dalam aneh, untuk membangkitkan hasrat seksual. Kini para militan itu juga berusaha untuk memiliki banyak istri dan budak.

Satu nama yang disebut seorang dokter adalah Abu Wahib, seorang komandan ISIS yang gemar memborong pakaian dalam aneh serta viagra bagi para istri dan budak seksnya.

Selain dengan menculik wanita dan anak-anak perempuan, militan juga melanggar tradisi setempat dengan menikahi sepupu atau kerabat dekat lainnya. Mereka pun menyebar isu di setiap kota yang dikuasai ISIS.

Para perempuan muda yang masih lajang, disebut akan diculik dan tidak akan ditemukan lagi. Isu yang disebar itu, membuat banyak keluarga terpaksa membiarkan anak-anak perempuan mereka dinikahi oleh militan ISIS.

Simak Juga:
Kerasnya Latihan 'Navy Seals' Wanita China
Polisi Setop Penyelidikan Kasus, Korban Perkosaan Bunuh Diri
Sutradara Anime Jepang Kritik Karikatur Nabi