Bachtiar Ali: Kebebasan Harus Tunduk Pada Hukum dan Norma

Pimpinan Badan Sosialisasi MPR, Bachtiar Ali
Sumber :
VIVA.co.id
img_title Bom Sarinah, Ketua MPR Nilai Aparat Tak Kecolongan
- Pimpinan Badan Sosialisasi MPR Bachtiar Ali, menaruh harapan pada Outbond Empat Pilar MPR yang diselenggarakan di Ternate, Maluku Utara, 4 - 7 September 2015, dengan mana 100 peserta mahasiswa yang berasal 11 perguruan tinggi di provinsi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Simposium Kebangsaan MPR, Mengevaluasi Proses Ketatanegaraan

Dikatakan Bachtiar, semoga outbond berjalan lancar sehingga peserta memahami secara utuh nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar. "Outbond merupakan salah satu metode sosialisasi," ujarnya.
img_title Wakil Ketua MPR: Indonesia Dipandang Penting oleh Qatar


Dipaparkan bahwa bangsa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk sehingga perlu dibentuk kesadaran bersama untuk menjaga Empa Pilar. "Keberagaman merupakan satu anugrah," ujarnya.
Pimpinan Badan Sosialisasi MPR, Bachtiar Ali
Dengan kegiatan ini diharapkan bisa memberi wawasan kebangsaan yang memuat moral dan karakter bangsa. Sarana ini dipandang tepat untuk kalangan mahasiswa, kata Bachtiar.

Lebih lanjut dikatakan Bachtiar, outbond merupakan sarana untuk mengajak mahasiswa mengenal Empat Pilar dan selanjutnya diimplementasikan. "Empat Pilar mempunyai arti penting dalam perjalanan bangsa sehingga sosialisasi harus kita teruskan," ucapnya.

Bachtiar dalam pidatonya juga mengatakan bahwa Indonesia menjunjung kebebasan individu. Dalam era reformasi banyak kebebasan muncul namun dirasakan kebebasan yang ada ada yang kurang tepat dalam penerjemahannya.

Menurut Guru Besar UI itu bahwa kebebasan tak bisa semaunya apalagi memaksa. "Rasa toleransi semakin surut, dan kebebasan tanpa norma akan membahayakan masyarakat dan stabilitas negara, ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dipaparkannya, sebagai bangsa multietnik harusnya dalam kebebasan ada rasa toleransi sehingga tak mengganggu hukum dan norma. "Kebebasan harus tunduk pada hukum dan ketertiban umum," jelasnya.

'Rakyat Indonesia Sangat Demokratis di Jagat Online'

Lewat Change.org, suara mereka biasanya langsung direspons pemerintah.

img_title
VIVA.co.id
25 Januari 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut