Agar Peneliti Lokal Dilirik, Menristek Siapkan Rp1,7 Triliun

Menristek Dikti M Nasir
Sumber :
  • VIVA/Agus Tri
VIVA.co.id
- Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristek Dikti) M. Nasir terus berupaya menjembatani hasil riset para peneliti lokal dengan dunia usaha. Disebutkan, pada 2015, pemerintah sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,7 triliun.


Nasir menjelaskan, anggaran riset itu diberikan kepada semua perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia.


"Semua perguruan tinggi kami alokasikan biaya lebih, 30 persen untuk anggaran riset. Tahun ini alokasinya Rp1,7 triliun," ungkap Nasir usai menghadiri Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional (Kipnas) ke-11 di Auditorium Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2015.
Komputasi Manusia, Solusi Problem Akut Dunia


Setelah Gojek, Jokowi Diminta Dukung Riset Rompi Antikanker
Dengan anggaran melimpah itu, Nasir berharap dapat melakukan mediasi antara dunia pengusaha dan para peneliti. Nasir mengungkapkan cara itu sudah dilakukan sejak April lalu, tepatnya pada Forum Inovasi Nasional.

Pemerintah Masih Jadi Penghambat Penelitian di Indonesia

"Kemudian di Hakteknas (Hari Kebangkitan Teknologi Nasional) sudah dijembatani juga," kata Nasir.


Ia mengatakan, salah satu peneliti yang sudah dijembatani olehnya, yaitu dari peneliti LIPI yang melakukan penelitian di bidang pangan.


"Ada kami lakukan di Padi Pogo, kami sudah sosialisasikan kepada masyarakat bahwa kualitasnya lebih baik," kata pria kelahiran Nganjuk itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya