Euro Rendah, Louis Vuitton Catat Pendapatan Rp386 Triliun
Selasa, 13 Oktober 2015 - 10:15 WIB
Sumber :
- REUTERS/Gonzalo Fuentes
VIVA.co.id
- Louis Vuitton, raksasa produsen barang-barang mewah asal Prancis, pada Januari-September 2015, membukukan pendapatan US$28,7 miliar, setara Rp386,48 triliun, atau naik 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga
Dilansir BBC News, Selasa 13 Oktober 2015, pendapatan Louis Vuitton pada kuartal III-2015 menguat tujuh persen, lebih tinggi dibandingkan perkiraan sebelumnya yang naik 5,5 persen.
Naiknya perolehan pendapatan Louis Vuitton, karena melemahnya kurs euro terhadap dolar Amerika Serikat bekalangan ini, yang memicu orang untuk membeli barang-barang mewah Louis Vuitton.
Tak hanya tas tangan mewah, Louis Vuitton juga menjual perhiasan mewah dengan brand Champagne, minuman keras mewah kelas dunia Hennessy, serta label fashion Fendi dan Marc Jacobs. Louis Vuitton juga menjual parfum, kosmetik, dan jam tangan mewah.
Perusahaan tersebut, mencatatkan pertumbuhan penjualan di Eropa dan Amerika Serikat. Sedangkan di Asia, penjualan terbesar dicatatkan di Jepang.
Louis Vuitton memaparkan di antara unit bisnisnya, penjualan fashion mengalami pertumbuhan yang lebih rendah dari yang ditargetkan. Sayangnya, Louis Vuitton menolak untuk memaparkan perolehan laba bersih. (asp)
Harga Minyak Dunia Turun, Pasar Khawatir Stok Melimpah
Tren ini terjadi jelang pertemuan rutin OPEC di Aljazair bulan depan.
VIVA.co.id
10 Agustus 2016