Sore Ini, Jokowi Sambut Ratusan Ekor Sapi dari NTT

Jaga Stabilitas Pangan, Pemerintah Impor 50 ribu Ekor Sapi
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id - Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan menyambut kedatangan perdana kapal pengangkut ternak KM Camara Nusantara I sore ini di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Jokowi: Tax Amnesty Jadi Jawaban Merebut Dana Investasi

Isi kapal yang berangkat dari Nusantara Tenggara Timur (NTT) ini adalah ratusan ekor sapi potong. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jokowi akan didampingi oleh Menteri Pertanian (Mentan), Andy Amran Sulaiman dan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan. Menurut jadwal, Jokowi akan datang sekitar pada pukul 16.30 WIB.

"Ini gebrakan yang luar biasa, ini sejarah, kita berharap stok daging sapi di Jakarta bisa diatasi," ujar Mentan saat ditemui di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 11 Desember 2015.

Strategi Mendag Atasi Calo Daging Sapi

Sebagai informasi, kapal ternak yang berangkat dari Pelabuhan Tenau Kupang NTT pada 6 Desember itu mengangkut sebanyak 353 ekor dengan jenis ternak sapi Bali jantan yang memiliki rata-rata bobot hidup 250 hingga 350 kilogram (kg) dan diperkirakan rata-rata produksi daging sapi per ekor adalah 125 kg.

Pengawalan ternak selama perjalanan dari Kupang menuju Jakarta dilakukan oleh petugas kesehatan hewan sebanyak tujuh orang yang berasal dari Denpasar sebanyak lima orang dan Karantina Pertanian Kelas I Kupang.

Disindir Jokowi Soal Anggaran, Ini Kata Gubernur Aher

Adapun harga bobot sapi hidup di NTT yang dikirim ke Jakarta senilai Rp30 ribu per kg berat hidup. Pembelian ternak dari NTT ke DKI Jakarta dilakukan oleh Badan Urusan Logistik dalam hal ini diwakili oleh Bulog. Ternak selanjutnya akan dikirim ke kandang ternak lokal di Jalan Andini Sakti Desa Gandasari Kecamatan Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat milik Perum Bulog.

Pemulihan ternak akan dilakukan selama dua hari di kandang penampungan Bulog, dan untuk selanjutnya sapi dapat didistribusikan oleh pembeli sebagai sapi bakalan dan siap potong.

Sebelumnya, Presiden menginstruksikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk pengadaan kapal pengangkut khusus ternak. Sebanyak enam kapal barang milik PT Pelni diubah menjadi kapal khusus angkut ternak. Saat ini, baru satu kapal yang siap beroperasi untuk mengangkut sapi, yakni KM Camara Nusantara I.

Kemudian, arahan Presiden selanjutnya ditindaklanjuti oleh Menteri Amran dengan memfasilitasi penandatanganan kerja sama atau Memorandum of Understand (MoU) pengadaan daging sapi untuk Provinsi DKI Jakarta dari lima provinsi pemasok daging sapi seperti NTT, NTB, Jawa Timur (Jatim), Lampung, dan Sulawesi Selatan (Sulsel).

(mus)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya