Tahun Baru Saatnya Negosiasi Gaji, Ini Tipsnya
Rabu, 6 Januari 2016 - 08:11 WIB
Sumber :
- Pixabay
VIVA.co.id
- Tahun baru sudah dilewati, biaya hidup dipastikan akan meningkat seiring dengan kenaikan harga dan inflasi tahunan. Belum lagi banyak rencana yang mungkin sudah dirancang jauh-jauh hari harus segera direalisasikan.Â
Baca Juga
Guna mendukung hal tersebut, tentunya tambahan pendapatan menjadi hal yang penting untuk dipikirkan. Selain kenaikan gaji secara rutin tahunan, Anda juga bisa melakukan negosiasi gaji baru sesuai dengan prestasi dan capaian-capaian yang didapat pada tahun sebelumnya.Â
Baca Juga
Dilansir dari Business Insider, Rabu 6 Januari 2016, saat melakukan negosiasi gaji baru, anda perlu mendorong niatan tersebut tanpa menyinggun manajer yang mempekerjakan atau meremehkan kinerja Anda sendiri.Â
Kedua belah pihak perlu mencapai visi yang sama dan merasa bernasib baik pada tahun ini, sehingga apa yang diinginkan bersama dapat terwujud.Â
Untuk mendapatkan rasa bagaimana pekerja yang profesional melakukan negosiasi kenaikan gaji, Business Insider mewawancarai tiga headhunter atau agen perkerja, dan bertanya bagaiman para pekerja berhasil mengegosiasikan gaji mereka secara layak, berikut rahasiannya.Â
1. Diam sampai bos selesai berbicara
Semakin pembicara atau pewawancara yang notabennya bos Anda atau HRD perusahaan, semakin banyak Anda akan mendapatkan Gambaran. Akhirnya mereka akan membuat tawaran pertama kenaikan gaji sebelum Anda mengajukan.Â
Namun, hal tersebut bukanlah sesuatu  hal yang bisa anda kontrol, mereka tidak selalu akan bertanya mengenai gaji saat negosiasi pertama. Hal ini tidak beda seperti anda membeli gaun atau mobil. Setelah Anda mmemahami nilai dan kelebihan barang itu, baru diputuskan untuk membelinya.Â
"Setelah mereka memutuskan bawa Anda harus dipertahankan, maka Anda sudah dalam posisi untuk bernogosiasi," ujar pendiri Martineau Recruiting Technology, Dan Martineau.
Tapi bagaimana jika manajer berbicara langsung mengenai tawaran kenaikan gaji pada awal negosiasi? Anda harus mengembalikan kembali tawaran tersebut kepada sang manajer.Â
"Misalnya, gaji saya X, saya mencari penawaran terbaik berdasarkan pengalaman dan pendidikan yang saya punya. Menurut bos, apakah kisaran itu pantas untuk posisi ini ?" tambahnya.Â
2. Cukup tahu untuk tidak terlalu banyak bertanya
Buatlah perbandingan dengan perusahaan lain seberapa besar gaji yang pantas anda dapatkan untuk posisi yang saat ini Anda tempati.Â
Halaman Selanjutnya